4

Pada bulan lalu, Arab Saudi telah memutuskan untuk menerapkan asuransi kesehatan wajib. Asuransi ini mencakup bantuan medis dan evakuasi dalam keadaan darurat bagi semua warga negara asing, termasuk jamaah, yang berniat mengunjungi Kerajaan. Jamaah haji dan umrah bagaimanapun akan dibebaskan dari berbagai persyaratan dalam mengikuti asuransi ini.

Namun sejauh ini, Dewan Pejabat Koperasi Asuransi Kesehatan masih belum bisa dikonfirmasi tanggal dari mana persyaratan baru akan berlaku. Setelah aturan baru dapat diimplementasikan, hanya pengunjung asing yang telah mendapat kebijakan asuransi kesehatan yang dapat memenuhi syarat untuk mengajukan permohonan visa kunjungan di misi diplomatik Saudi di luar negeri.

Dr. Saniha Mahejabeen, seorang ahli asuransi kesehatan yang bekerjasama dengan rumah sakit swasta terkemuka di Jeddah, menyambut baik keputusan dari Arab Saudi ini. Menurut penuturannya, banyak warga asing yang datang mengalami penyakit-penyakit kronis. a�?Kebanyakan pengunjung yang memasuki Kerajaan pada kunjungan visa adalah orangtua dari ekspatriat yang sudah berusia atau menderita penyakin kronis, sehingga biaya pengobatan mereka sangat tinggi,a�? kata Mahejabeen seperti dilansir Arab News pada 5 Maret 2014 lalu.

Dia juga mengatakan bahwa banyak perempuan hamil yang pergi bersama suaminya di Kerajaan pada kunjungan visa sewaktu-waktu melahirkan, sehingga akan menelan biaya yang cukup mahal dalam mengurusi kelahirannya di Kerajaan. Dr Saniha juga menjelaskan bahwa pengunjung yang diasuransikan akan terlindung dari biaya yang dihabiskan pada saat menjalani pengobatan.

Biasanya pengunjung mengalami penyakit mendadak yang tak terduga sebelumnya seperti infeksi dan cedera yang tak disengaja. Layanan asuransi kesehatan ini tidak hanya akan membantu warga asing untuk bisa memastikan perawatan yang diperlukan ataupun pengobatan bagi kerabatnya, tetapi juga akan melindungi keluarga tuan rumah dari tagihan biaya yang besar dari rumah sakit.

Syed Ali G., salah seorang pejabat senior di sebuah perusahaan asuransi kesehatan terkemuka di Arab Saudi juga mengatakan bahwa layanan asuransi sangat ideal bagi warga asing yang mengunjungi Arab Saudi. Selain juga untuk orangtua dan orang-orang terdekat lainnya yang mengunjungi negara itu.

Selain itu, dia juga memperingatkan bahwa hanya segelintir perusahaan yang dapat menangani pekerjaan dan pelayanan kesehatan ini. Sehingga jika tidak ada kewajiban mengikuti asuransi kesehatan akhirnya dapat mengakibatkan peningkatan premium. Hal senada juga diungkapkan oleh Mohammed Adeeb yang bekerja pada Link Travels di Hyderabad, India, yang juga telah melakukan usaha penerbitan dan pengelolaan visa selama lebih dari 20 tahun. Dia menjelaskan bahwa asuransi kesehatan sangat penting.

a�?Agen kami kurang lebih telah memproses puluhan kunjungan visa setiap harinya untuk perjalanan ke Arab Saudi, sehingga asuransi kesehatan adalah wajib, walaupun ada beberapa daerah yang masih belum jelas,a�? katanya. Adeeb juga berharap bahwa kebijakan asuransi kesehatan di Arab Saudi ini akan menjadi yang terbaik.

Dalam keterangan Kementerian Luar Negeri Saudi, setidaknya telah menerbitkan 1,3 juta visa kunjungan melalui 112 misi di luar negeri. Angka ini mencatat bahwa telah mengalami kenaikan 7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sebagaimana diperkirakan bahwa pertumbuhan angka ini akan terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang.