Kamu pacaran haramkan ya sob, bagaimana jika seperti ini?

Kata pacaran pasti sudah tidak asing lagi ditelinga masyarakat baik usia anak-anak hingga dewasa. Bahkan sekarang ini anak pondok pesantren sekalipun juga tidak jarang ditemukan sedang berpacaran. Anak kecil yang masih polos dan belum tahu apa-apa, bahkan sudah mengenal dan mengaku sudah pernah pacaran. Sehingga hampir dipastikan jika ingin menyegah perkembangan pacaran, hal itu pasti sangat sulit terjadi. Karena banyak sekali faktor yang menyebabkan hal tersebut misalnya tayangan televisi, kurangnya pengawasa orang tua dan perkembangan teknologi yang semakin pesat. Kesemuanya itu otomatis menjadikan kata pacaran sudah menyebar luas dan sulit untuk dihentikan.

Walaupun begitu sebenarnya dalam islam sendiri, memang tidak ada kata pacaran. Hubungan syah dimulai dari proses lamaran(pinangan) hingga menikah.kamu Pacaran-Menurut-Agama-Islam

Pacaran Itu tidak Dosa, Yang Berdosa Perbuatannya

Sebenarnya hubungan antara seorang laki-laki dan perempuan itu tidak hanya berupa berpacaranA�saja, bisa berteman, teman deket, hingga teman tapi mesra. Bahkan hubungan yang tidak jelaspun bisa menimbulkan kedekatan antara pria dan wanita seperti Hubungan Tanpa Status (HTS). Kesemuanya itu hanyalah sebuah nama yang diberikan entah darimana sejarahnya, atau hanya menunjukkan kejelasan status seseorang. Nah, disini banyak banget anak muda yang menyalah artikan pacaran. Status pacaran tidaklah berdosa. Tapi perbuatan di dalamnya yang menimbulkan dosa. Jadi semisal kamu berstatus jomblo (gak punya pacar) tapi setiap hari keluar kesana-kemari sama lawan jenis. Itu sama aja berdosa. Intinya walaupun status seseorang itu berteman, tapi jika perbuatannya itu g jauh beda sama orang pacaran, tetep saja dihukumi salah dan dosa. Apalagi sekarang ini banyak banget orang yang berpikiran. Pacaran rasa nikah, temen rasa pacaran.

So, mulai sekarang lebih baik kamu jaga hubungan berteman kamu dengan menunjukkan sikap seorang muslim, jangan sampai dicampur-campur sehingga niatnya pingin Jomblo Before Married, hanya omong kosong aja.kamu pacaran ya

Pacaran Long Distance, Ketemu Pas Acara Akad

Sebenarnya pacaran long distance itu juga mempunyai sisi kemaksiatan. Saat kamu memikirkan pacar kamu tiap hari, gak mau makan, gak mau tidur dll. Hingga menyiksa dirimu. Maka sudah jelas pacaran kamu itu haram, walaupun g bersentuhan. Selain itu memikirkan saat-saat ingin bermesraan sama dia atau pikiran-pikiran negatif lainnya juga tergolong suatu bentu zina karena menimbulkan syahwat. Juga setelah lama gak ketemu kamu bertemu dengan dia, langsung melepaskan kerinduan dengan jalan, bergandengan tangan bahkan berciuman. Padahal waktu itu kamu belum syah jadi pasangan hidupnya, itu juga termasuk perbuatan dosa kamu pacaran.

Nah, dapat disimpulkan pacaran long distance sekalipun dapat menyebabkan dosa kemaksiatan. So, harus gimana dong? Kembali karena pacaran itu susah banget untuk di cegah, maka kamu bisa aja kamu pacaran long distance, tapi tanpa memikirkan dia. Buat dirimu sibuk banget. Sehingga terlalu lelah untuk memikirkan berduaan dengannya. Kamu tetep boleh kok telponan atau smsan, tapi sebatas ingin tahu kabarnya, kesehatan dll. Pas udah kebelet banget pingin ketemu, langsung diajak ketemu ortu dan bahas pernikahan. So, ketemunya pas akad nikah deh.. Habis itu kangen-kangenan ngapain aja boleh.pasangananakmudasekarang

Lebih baik Taa��arufan

Gak kuat pacaran long distance kayak diatas, tapi masih takut kena dosa zina. Ya udah, langsung di ajak taa��arufan aja, dan usahakan setiap ketemu sama si doi, kamu selalu membawa orang lain, agar tidak menimbulkan fitnah.A� Atau jangan ketemu diluar rumah, misal undang dia ke rumah kamu dan kenalkan pada kedua orang tuamu. Saat ngobrol usahakan jangan berdua atau berlebihan hingga lupa waktu. Tetep jaga sikap kamu, walaupun orang tua kamu sudah memberikan tanda lampu hijau.

Hemmmm gimana ya kalau tambah nafsu. Kalau gitu bicarain sama si doi supaya mempercepat pernikahan. Kalau memang dia belum siap. Kamu bisa ambil jalan tengah dengan minta pendapat ortumu. Kalau memang dia terlalu lama memberi jawaban pasti, ya sudah mungkin dia memang bukan jodoh kamu. Kan lebih baik dihentikan hubungan yang tidak jelas arahnya. Kamu bisa mencari seseorang yang bener-bener siap buat kamu.