Ternyata yang menggelar acara mewah di negara non musim ini adalahA�Muslimah Indonesia.

Di era yang global ini, tidak lagi menjadi halangan bagi siapa saja, dan dari negara mana saja untuk menunjukkan bakat istimewa yang dimilikinya kepada dunia. Bahkan agama apapun dengan warna kulit apapun akan diterima di negara manapun ketika kedatangannya memberikan warna baru, itulah yang dilakukan oleh muslimah cantik, yang telah mengharumkan nama Indonesia di Australia.A�Kurator seni berdarah Indonesia, Hamida Novakovich, akan mengelar pameran seni yang dirancang khusus untuk seniman A�Muslimah Indonesia di Australia. Pameran ini nantinya hanya akan diikuti oleh seniman-seniman Muslim berusia di bawah 40 tahun, alias generasi Y.

a�?Saya tahu, sebelumnya, telah ada pameran lainnya di Australia, utamanya fokus pada perempuan Muslim sebagai kelompok,a�? kata Hamida, dari laman ABC Radio Australia.A�a�?Tapi ini adalah pertama kalinya, saya katakan, ada sebuah pameran seniman Muslim yang menampilkan Generasi Y,a�? tambah dia.

Pameran bertajuk a�?HERE&NOW16/GenYMa�� itu akan dibuka di Galeri Seni Lawrence Wilson, Universitas Australia Barat, pada 30 April lalu. Rencananya menampilkan 45 karya sembilan seniman Muslim kontemporer dari seluruh Australia.A�Muslimah Indonesia.muslimah-berdarah-indonesia-gelar-seni-islam-di-australia-160429o

a�?Saya benar-benar tertarik dalam pengembangan seni kontemporer oleh seniman Muslim Australia pada umumnya,a�? kata Hamida.Menurut Hamida, ada perkembangan menarik dari generasi Y kaum Muslim di daerahnya. a�?Saya melihat ke lapangan, apa yang menarik tentang ini adalah suara yang matang dari Generasi Y, yang merupakan generasi saya.a�?

Blasteran Indonesia dan Montenegro berusia 30 tahun ini mulai meneliti seni kontemporer seniman Muslim/ Muslimah Indonesia sejak enam tahun lalu. Dia terinspirasi leluhurnya, baik di Indonesia maupun Montenegro.A�a�?Datang dari komunitas Muslim dan melihat identitas, identitas dan nenek moyang saya sendiri, wajar jika saya memilihnya. Saya berasal dari latar belakang antropologi juga, jadi saya suka cerita,a�? tutur dia.australian galery muslim

Para seniman yang akan tampil dalam pameran itu menggunakan berbagai media, termasuk keramik, fotografi, dan film, untuk mengeksplorasi topik-topik seperti migrasi, warisan, politik dan filsafat.
Salah satu seniman yang andil dalam pameran ini adalah pematung dari wilayah Fremantle, Abdul-Rahman Abdullah. Dia akan memamerkan karya berjudul a�?Practical Magica�� atau keajaiban praktis, yang menggambarkan ukiran kayu bayi unta.A�Muslimah Indonesia.

Dia mengatakan, karya ini terinspirasi oleh perumpamaan Islam dari masa kecilnya. Sementara, saudaranya, yakni Abdul Abdullah, memamerkan dua karya fotografi dalam ajang yang akan digelar hingga 16 Juli ini.
Bagi Hamida, seni adalah cara dia untuk mengeksplore lebih banyak lagi keindahan yang ada pada Islam, dan ingin menunjukkan bahwa Islam adalah agama yang penuh dengan keindahana serta kedamaian.