Pernah Amalkan Tidur Qailulah dan Tahu Manfaatnya?

Sahabat ihram Coba perhatikan ayat berikut;

USUZO� O?UZUSU�U?U�UZO� O�U�U�UZO�U?USU�UZ O?UZU�UZU�U?U?O� U�U?USUZO?U�O?UZO?U�O�U?U�U�U?U?U�U? O�U�U�UZO�U?USU�UZ U�UZU�UZU?UZO?U� O?UZUSU�U�UZO�U�U?U?U?U�U� U?UZO�U�U�UZO�U?USU�UZ U�UZU�U� USUZO?U�U�U?O?U?U?O� O�U�U�O�U?U�U?U�UZ U�U?U�U�U?U?U�U� O�UZU�UZO�O�UZ U�UZO�U�UZO�O?U? U�U?U�U� U�UZO?U�U�U? O�UZU�UZO�O�U? O�U�U�U?UZO�U�O�U? U?UZO�U?USU�UZ O?UZO�UZO?U?U?U�UZ O�U?USUZO�O?UZU?U?U�U� U�U?U�UZ O�U�O?U�UZU�U?USO�UZO�U? U?UZU�U?U�U� O?UZO?U�O?U? O�UZU�UZO�O�U? O�U�U�O?U?O?UZO�O?U? O�UZU�UZO�O�U? O?UZU?U�O�UZO�O?U? U�UZU?U?U�U� U�UZUSU�O?UZ O?UZU�UZUSU�U?U?U�U� U?UZU�UZO� O?UZU�UZUSU�U�U?U�U� O�U?U�UZO�O�U? O?UZO?U�O?UZU�U?U�U�UZ O�UZU?U�UZO�U?U?U?U�UZ O?UZU�UZUSU�U?U?U�U� O?UZO?U�O�U?U?U?U�U� O?UZU�UZU� O?UZO?U�O�U? U?UZO�UZU�U?U?UZ USU?O?UZUSU�U?U�U? O�U�U�U�UZU�U? U�UZU?U?U�U? O�U�U�O?UZUSUZO�O?U? U?UZO�U�U�U�UZU�U? O?UZU�U?USU�U? O�UZU?U?USU�U?

a�?Hai orang-orang yang beriman, hendaklah budak-budak (lelaki dan wanita) yang kamu miliki, dan orang-orang yang belum baligh di antara kamu, meminta izin kepada kamu tiga kali (dalam satu hari) yaitu:A�sebelum shalat subuh, ketika kamu menanggalkan pakaian (luar)mu di tengah hari dan sesudah sembahyang Isyaa��. (Itulah) tiga a�?aurat bagi kamu. Tidak ada dosa atasmu dan tidak (pula) atas mereka selain dari (tiga waktu) itu. Mereka melayani kamu, sebahagian kamu (ada keperluan) kepada sebahagian (yang lain). Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat bagi kamu. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.a�? (QS. An-Nur: 58)

Ayat yang mulia ini kata Ibnu Katsir mengandung pelajaran bahwa hendaklah keluarga dekat meminta izin terlebih dahulu pada sesama kerabatnya. Hendaklah hamba sahayanya dan anak-anaknya yang belum baligh meminta izin pada tiga waktu:

  • Sebelum shalat Shubuh karena ketika itu masih tidur di atas ranjang.
  • WaktuA�qailulahyaitu di siang hari karena waktu tersebut biasanya pakaian dicopot untuk rehat.
  • Setelah shalat Isyaa�� karena pada saat itu adalah waktu tidur (beristirahat).

Di tiga waktu tersebut, anak-anak dan hamba sahaya tidak boleh masuk tanpa izin. (LihatA�Tafsir Al-Qura��an Al-a�?Azhim, 5: 565)

Lalu Apa itu tidur qailulah? PengertianA�qailulahA�adalah tidur di siang hari. Imam Al-a�?Aini mengatakan bahwa yang dimaksud adalah tidur di tengah siang. Sedangkan Al-Munawi mengatakan bahwa qoilulah adalah tidur di tengah siang ketika zawal (matahari tergelincir ke barat), mendekati waktu zawal atau bisa jadi sesudahnya. (Al-Mawsua��ah Al-Fiqhiyyah, 34: 130)

Dalil yang menganjurkan tidurA�qailulahA�(tidur siang) adalah hadits dari AnasA�radhiyallahu a�?anhu, NabiA�shallallahu a�?alaihi wa sallamA�bersabda;

U�U?USU�U�U?U?U�O� U?UZO?U?U�U�UZ O�U�O?U�UZUSUZO�O�U?USU�U�UZ U�O�UZ O?UZU�U?USU�U�U?

a�?Tidurlah qailulah (tidur siang) karena setan tidaklah mengambil tidur siang.a�? (HR. Abu Nua��aim)

Dalam a�?Umdah Al-Qari sebagaimana disebutkan dalamA�Al-Mawsua��ah Al-Fiqhiyyah, 34: 130, hukum tidur qailulah adalah Sunnah. Menurut penilaian ulama berarti tidur siang itu tidak wajib. Artinya tidak sampai berdosa kalau ditinggalkan, tinggal siapa yang mampu dan punya kesempatan menunaikannya.

Apakah manfaat tidur qailulah? Imam Asy-Syirbini Al-Khatib menyatakan bahwa tidur qailulah adalah tidur sebelum zawal (matahari tergelincir ke barat). Ibaratnya itu seperti sahur bagi orang yang berpuasa. (Al-Mawsua��ah Al-Fiqhiyyah, 34: 130). Berarti tidur siang ini akan semakin menguatkan aktivitas ibadah.

Sahabat ihram, Qailulah atau tidur siang adalah tidur yang disunnahkan Rosulullah SAW. Ternyata tidur siang mempunyai banyak manfaat jika ditinjau dari segi kesehatan untuk tubuh. Sebuah penelitian yang dilakukan di City University Of New York, pada tahun 2010, orang yang biasa tidur 10-20 menit di siang hari mempunyai ketajaman ingatan di atas rata-rata.

Maka mengistirahatkan tubuh sejenak dari aktivitas agar bugar kembali untuk menyambut aktivitas berikutnya menjadi salah satu manfaat dari tidur siang. Namun jika tidur siang lebih dari 30 menit, justru malah bisa mendatangkan masalah.

Terlepas dari manfaatnya secara kesehatan, tidur siang ternyata adalah Sunnah yang diajarkan dan dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Maka sebagai umatnya tentu kita berkewajiban untuk meneladani Sunnah nabi ini. sebagai upaya ibadah dan juga menjaga kesehatan serta kondisi tubuh.