7 Keindahan Sudut Madinah Saat Musim Umroh dan Haji

0
236

Melihat Keindahan Setiap Sudut Madinah Saat Beribadah Haji dan Umroh.

Beribadah Haji dan Umroh adalah suatu rukun islam yang paling di mimpikan. Banyak biro travel Haji dan Umroh di Indonesia menyediakan segala macam service sesuai kebutuhan kita. Pergi ke tanah suci tidak hanya soal biaya saja, melainkan jika kita memiliki niat yang kuat dan keyakinan untuk datang ke Baitullah, tidak sulit bagi Allah untuk mengabulkan keinginan itu.

Madinah menjadi salah satu tujuan ibadah Haji dan Umroh setelah semua ritual di Makkah sudah selesai. Saat berhaji sebelum menuju Madinah, jamaah haji terlebih dahulu melakukan Thawaf Wada’ (pamitan) sesuai tuntunan yang ada dalam pandukan buku Haji. Thawaf ini di pimpin oleh pembing masing-masing.

Sebelum menunu kota Madinah, alangkah lebih baik semua perbekalan selama di Makkah di kemas dengan baik. Dimasukan semua ke dalam koper lebih rapih agar tidak kerepotan saat perjalanan menuju ke Madinah, biasanya saat ke Madinah semua perbekalan menipis. Sehingga tidak banyak bawaan yang di bawa. Setibanya di Madinah jamaah haji akan mendapatkan makanan seperti saat di Arafah, Muzdalifah dan Mina. Tenang saja bagi jamaah Indonesia, biasanya menu nasi dengan segala lauk pauknya menjadi menu yang diberikan.

  1. Bersih nan Indah

Kota Madinah relatif bersih daripada Makkah. Di malam hari, jalan dan trotoar diguyur air menggunakan mobil-mobil tangki. Itulah alasan kenapa Madinah terlihat sangat bersih. Pertugas keebrsihannya begitu memperhatikan lingkungan kebersihan Madinah. Sebab dengan lingkungan yang bersih akan membuat jamaah nyaman saat beribadah.

  1. Warga Madinah yang ramah

Di Madinah terkenal dengan penduduknya yang ramah pada tamu Alla dari manapun. Keramahan ini membuat para tamu Allah bisa meraskan kekuatan kekeluargaan dari penduduk Madinah. Jadi jamaah asal Indonesia jangan pernah takut untuk mengajak penduduk Madinah untuk berbincang-bincang, karena penduduk di sini sangat terbuka dan memiliki jiwa persaudaraan yang besar.

  1. Penjual yang Beragam

Penjual asongan di sekitar masjid juga cukup banyak. Soal harga semua tergantung kepandaian kita menawarnya. Biasanya jamaah asal Indonesia paling jago menawar. Penjual di Madinah sangat faham dengan jamaah asal Indonesia, jadi jika hendak belanja jangan ragu untuk menawar dengan sopan dan bercanda, ambil hatinya agar dapat harga murah.

  1. Mini Market

Jika Anda ingin membeli beberapa camilan. Di Madinah juga hampir sama di Makkah soal mini market, di sini kamu bisa ditemukan beberapa mini market untuk membeli makanan atau minuman ringan.

  1. percetakan Al Quran

Berkunjung ke percetakan Al Quran menjadi hal juga di tunggu saat di Madinah. Banyak jamaah yang ingin tau pusat percetakan AL Quran terbesar yang terletak di Madinah ini. Hanya saja bagi jamaah perempuan tidak di perbolehkan masuk ke dalam untuk melihat tiap sudut percetakannya. Hanya di perbolehkan melihat di luar toko. Entah kenapa masih belum pasti alasannya.

  1. Perkebunan Kurma

Berkelana ke perkebunan kurma menjadi kegiatan menarik di Madinah. Jamaah bisa langsung membeli kurma yang masih fresh daru perkebunan. Harganya pun relatif murah.

  1. Masjid Kubah

Di masjid Quba dan Qiblatain jamaah bisa melaksanakan sholat sunnah dua rokaat. Karena waktunya sangat di batasi, usahakan Anda sudah memiliki wudhu. Sholat sunnah dua rokaat di masjid Quba pahalanya sama seperti umroh.

Indahnya setiap sudut Madinah yang tidak mungkin terlupakan jika sudah bekunjung ke sana. Semoga yang belum bisa berkunjung ke Madinah bisa di segerakan singgah ke Madinah untuk khusyu’ beribadah dan ziarah ke makam Rosulullah. Amin