Ketahuilah nama-nama yang dilarang oleh Arab Saudi untuk para jamaah Haji.

Sebagaimana di kutip dari republika; Berhati-hati memberi nama pada anak anda merupakan langkah yang sangat baik, ketimbang mereka tidak dapat menunaikan haji ke tanah suci karena salah nama. Hal ini seiring dengan telah dilarangnya penggunaan 50 nama bayi oleh Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi.

Nama-nama terlarang tersebut adalah nama-nama yang dianggap asing, nama yang terkait dengan royalti, dan nama yang terdengar seperti penghujatan. Masyarakat Arab Saudi tidak dapat memberikan nama-nama seperti Amir (pangeran) dan Linda (budak nabi). Menurut situs berita Arab Saudi, mereka secara resmi akan mengeluarkan daftar nama larangan untuk bayi yang akan lahir setelah urusan sipil di Kementrian Luar Negeri mereka selesai.

Situs berita Arab Saudi juga mengatakan, jika larangan tersebut dibenarkan karena nama-nama yang ada di dalam daftar larangan tersebut bertentangan dengan kebudayaan mereka. Tidak hanya bertentangan dengan kebudayaan mereka, nama-nama itu dianggap asing dan tidak pantas untuk digunakan oleh mereka.

Ada tiga kategori larangan penggunaan nama di Arab Saudi: Pertama, nama yang bertentangan dengan keagamaan mereka, kedua, nama yang berkaitan dengan orang-orang yang memiliki royalti, dan nama yang berasal dari non-arab atau non-Islam.

Akan tetapi nama-nama yang muncul dalam daftar larangan ini tidak sesuai dengan kategori manapun. Nama-nama ini seperti Abdul Naser dan Binyamin. Nama-nama ini tidak ditemukan secara langsung menyinggung umat muslim. Binyamin diyakini dalam Islam menjadi putra Nabi Yakub AS dan saudara penuh Nabi Yusuf AS. Namun, nama ini juga menjadi nama perdana menteri Israel. Lalu Abdul Naser adalah nama dari penguasa nasionalis Arab yang terkenal dari Mesir. Satu yang memungkinkan nama ini dilarangan hanyalah penguasa nasionalis Arab ini bertentangan dengan Arab Saudi.

Nama umum yang digunakan oleh umat muslim di seluruh dunia seperti Abdul Nabi dan Abdul Hussain juga termasuk dalam daftar larangan. Kedua nama tersebut juga tidak termasuk dalam tiga kategori larangan penggunaan nama di Arab Saudi. Kedua nama itu hanya umum di antara Syiah dan beberapa Arab Sunni yang kontroversial karena cara mereka beribadah.

Mereka yang menentang penggunaan nama Abdul adalah karena dalam bahasa Arab artinya adalah ” pemuja ” atau ” budak “. Mereka yang menentang nama berpendapat bahwa Abdul berarti pemuja dan tuhan tidak untuk dipuja namun untuk disembah. Namun, hal ini dirasa agak janggal karena sebagian besar nama-nama Muslim Abdul dengan membawa satu dari 99 nama Allah.

Berikut daftar nama yang dilarang penggunaannya di Arab Saudi: Malaak (Malaikat), Abdul Aati, Abdul Naser, Abdul Musleh, Nabi, Nabiyya (Nabi Perempuan), Amir (Pangeran), Rama, Maline, Elaine, Inar, Maliktina, Lareen, Kibrial, Lauren, Binyamin , Naris, Yara, Sitav,Loland, Tilaj, Barrah, Abdul Nabi, Abdul Rasool, Jibril, Abdul Mua��een, Abrar, Iman, Bayan, Baseel, Wireelam, Sumuw, Al Mamlaka (Kerajaan), Malika (Ratu), Mamlaka, Tabarak (diberkahi), Nardeen, Maya, Linda, Randa, Basmala, Taline, Aram, Nareej, Rital, Alice, Sandy.