Mau Umroh dengan murah? Ketahui 5 hal berikut ini.

Sahabat ihram, mungkin masih banyak di antara kebanyakan yang belum tahu dan bertanya-tanya apa umroh backpacker itu? padahal saat ini, umroh backpacker termasuk alternatif cara berumroh yang digemari golongan menengah, karena biayanya yang murah.

Umroh Backpacker adalah umroh mandiri tanpa mengikuti paket dari travel, di mana jemaah umrohA�mengatur sendiri segala sesuatunya dengan lebih leluasa dan efisien, khususnya dalam hal pembiayaan, jadwal ibadah, dan rute perjalanan. Dengan umroh backpacker, banyak biaya yang dapat dipangkas, seperti tiket pesawat, biaya makan selama di Tanah Suci, atau biaya penginapan. Biaya yang dipangkas bahkan bisa sampai 10 juta rupiah. Dengan kata lain umrah backpacker adalah Umroh Tanpa Travel.

Dengan umroh backpacker, jamaah dapat mengatur sendiri beberapa hal seperti Keberangkatan dan Kepulangan. Dengan umroh backpacker, jamaah dapat menjadwalkan sendiri tanggal keberangkatan serta kepulangan yang diinginkan, sehingga lebih bebas memilih waktu yang pas untuk diri dan keluarga. Namun bila Anda belum berpengalaman backpacker, sebaiknya memperhatikan beberapa resikonya, seperti:

  1. Gagal secara cepat mendapat Visa

visa umrah yang tidak mungkin dikeluarkan jika tidak melalui visa provider. Menurut salah satu A�calon jemaah umrah kita memang tetap akan melalui travel sebelum melakukan pendaftaran perjalanannya ke tanah suci. karena visa provider itu adalah yang di akui

  1. Nasib Barang bawaan

Resiko selanjutnya adalah penanganan barang bawaan, baik saat di bandara keberangkatan maupun kedatangan. Jika calon jemaah tidak mengerti seluk beluk keimigrasian, maa ini akan membawa masalah yang menyita waktu.
Kalau jemaah kehilangan barang di bandara, maka itu akan sungguh merugikan dia. Mengurus kehilangan tidaklah butuh waktu sebentar. Belum lagi kalau jemaah tak bisa berbahasa Arab atau Inggris. Inilah kendalanya.

  1. Manajemen dana yang tepat

Menjadi JamaahA�backpackerA�harus bisa menghemat biaya akomodasi dan konsumsi. Karena prinsipnya backpacker umrah adalah mereka mereka yang tidak perlu mengeluarkan uang untuk sewa hotel selama umrah. Ini tentu menyiksa karena suhu udara di Tanah Suci sangat panas. Kalau menginap di hotel, maka setidaknya jamaah memiliki banyak waktu untuk beristirahat. .

  1. Waktu terancam delay karena berangkat secara individu

jemaahA�backpackerA�kebanyakan menggunakan maskapai murah yang banyak transit di beberapa negara. Hal ini, ternyata akan membuang-buang waktu dan energi.
Karena ketika transit di banyak negara, pasti akan keluar biaya konsumsi yang juga tak sedikit

  1. Ketidakpercayaan masyarakat yang rendah

UmrahA�backpackerA�memang menawarkan harga miring jika tak mendapat kendala berarti. Jika umrah menggunakan travel bisa menghabiskan antara Rp18-27 juta, umrahA�backpackerA�bisa lebih murah. Umrah jenis ini bisa memangkas pengeluaran hingga setengah harga antara Rp8-12 juta, bergantung harga tiket pesawat yang didapat. Namun ternyata kendala yang di hadapi adalah sama, dan terkebih dahulu perempuan dalam bersikap. Semoga senantiasa di lindungin Nya.

Semoga Bermanfaat