Pengen Sholatmu Dilipatkan Pahalanya 100.000 Kali Lipat ? Umroh Saja

0
959

Hanya dengan Umroh kamu akan mendapatkan keistimewaan ini.

Maukah pahala sekali shalat kamu dihargai 100.000 kali lipat  ? Jika mau, tentu teman mungkin perlu mempertimbangkan berangkat umroh di tanah suci, Makkah dan Madinah. Apa dasarnya ? Hadist Riwayat Ahmad dan Ibnu Majah menjelaskan:

Dari Jabir, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

صَلاَةٌ فِى مَسْجِدِى أَفْضَلُ مِنْ أَلْفِ صَلاَةٍ فِيمَا سِوَاهُ إِلاَّ الْمَسْجِدَ الْحَرَامَ وَصَلاَةٌ فِى الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ أَفْضَلُ مِنْ مِائَةِ أَلْفِ صَلاَةٍ فِيمَا سِوَاهُ

Shalat di masjidku (Masjid Nabawi) lebih utama daripada 1000 shalat di masjid lainnya selain Masjidil Harom. Shalat di Masjidil Harom lebih utama daripada 100.000 shalat di masjid lainnya.” (HR. Ahmad 3/343 dan Ibnu Majah no. 1406, dari Jabir bin ‘Abdillah. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih. LihatShahih At Targhib wa At Tarhib no. 1173.)

Dari hadist tersebut kita bisa tahu bahwa ibadah shalat di Masjid Nabawi lebih utama 1.000 kali lipat daripada di masjid lainnya dan ibadah shalat di Masjidil Haram bahkan lebih utama 100.000 kali lipat lagi. Belum jika mempertimbangkan bahwa shalat berjamaah 27 derajat lebih tinggi daripada shalat munfarid. Apalagi jika pas umroh ramadhan kita juga tahu bahwa di bulan Ramadhan seluruh ibadah dilipatkan beribu kali lipat lagi.

Bagi yang belum paham seberapa banyak 100.000 kali shalat tentu teman teman bisa menghitung dengan kalkulator, disana kita bisa lihat tahu 100.000 kali shalat akan memakan waktu 55 tahun usia kita. Hebatnya, itu baru sekali shalat saja, bagaimana kalau sampai semua shalat fardhu ? bagaimana kalau sampai semua shalat sunnahnya kita kerjakan ? Subhanallah Maha Murah Hati Allah bagi yang mau beribadah umroh.

Namun, kita perlu berniat bahwa ibadah bukan hanya sekedar mengejar pahala saja, tapi yang lebih penting adalah mengharapkan ridho dari Allah SWT seperti dijelaskan oleh imam Al-Gozali

فَالْعَامِلُ ِلأَجْلِ الْجَنَّةِ عَامِلٌ لِبَطْنِهِ وَفَرْجِهِ كَالْأَجِيْرِ السُّوْءِ وَدَرَجَتُهُ دَرَجَةُ الْبَلَهِ وَإِنَّهُ لَيَنَالُهَا بِعَمَلِهِ إِذْ أَكْثَرُ أَهْلِ الْجَنَّةِ الْبَلَهُ وَأَمَّا عِبَادَةُ ذَوِي الْأَلْبَابِ فَإِنَّهَا لاَ تُجَاوِزُ ذِكْرَ اللهِ تَعَالَى وَالْفِكْرِ فِيْهِ لِجَمَالِهِ … وَهَؤُلاَءِ أَرْفَعُ دَرَجَةً مِنَ الْاِلْتِفَاتِ إِلَى الْمَنْكُوْحِ وَالْمَطْعُوْمِ فِي الْجَنَّةِ

“Seseorang yang beramal karena surga maka ia adalah seorang yang beramal karena perut dan kemaluannya, seperti pekerja yang buruk. Dan derajatnya adalah derajat al-balah (orang dungu), dan sesungguhnya ia meraih surga dengan amalannya, karena kebanyakan penduduk surga adalah orang dungu. Adapun ibadah orang-orang ulil albab (yang cerdas) maka tidaklah melewati dzikir kepada Allah dan memikirkan tentang keindahanNya….maka mereka lebih tinggi derajatnya dari pada derajatnya orang-orang yang mengharapkan bidadari dan makanan di surga” (Ihyaa Uluumid Diin 3/375)

dan juga Robiah :

مَا عَبَدْتُهُ خَوْفًا مِنْ نَارِهِ وَلاَ حُبًّا فِي جَنَّتِهِ فَأَكُوْنَ كَأَجِيْرِ السُّوْءِ، بَلْ عَبَدْتُهُ حُبًّا لَهُ وَشَوْقًا إِلَيهِ

“Aku tidaklah menyembahNya karena takut neraka, dan tidak pula karena berharap surgaNya sehingga aku seperti pekerja yang buruk. Akan tetapi aku menyembahNya karena kecintaan dan kerinduan kepadaNya” (Ihyaa’ Uluum ad-Diin 4/310)

Semoga pesan ini bermanfaat untuk teman teman sekalian untuk dapat memantapkan niat kita menuju Baitullah untuk umroh. Insya Allah

Pesan ini dipersembahkan Ihram.asia, website asli Indonesia yang menyediakan lebih dari 5.000 paket umroh tahun 2017 dari berbagai travel umroh resmi di Indonesia dan Asia.