Tips Buat Yang Suka Belanja Di Arab Saudi

Siapa yang tidak kenal dengan orang Indonesia? banyak sekali orang Indonesia yang pergi ke Arab Saudi sebagai TKI, ataupun jamaah haji dan umroh. Banyaknya orang Indonesia di Arab Saudi ini yang juga gemar sekali belanja membuat orang-orang Indonesia dikenal sangat konsumtif. Hal ini wajar, sehingga saat muncul hasrat ingin belanja, Anda harus bisa mengkontrol diri dan memiliki banyak referensi tempat yang murah dan menawarkan barang bagus.

  1. Jangan Takut Berbahasa

Hampir semua pedagang memahami dan bisa berkata-kata dalam bahasa Indonesia. ‘Mari masuk, coba dulu, sepuluh riyal, dua puluh riyal’. Pokoknya bahasa dagang, dari mulai harga sampai kalimat rayuan. Seperti a�?Mari Ridwan.. masuk dulu ke toko saya. Sama seperti di tanah abanga��, begitu salah satu rayuan kurang maut dari mereka. Walau menurut aku memang kurang maut, soalnya mendengar sama dengan tanah abang membuat aku jadi enggan masuk ke tokonya. Buat apa jauh-jauh ke Arab kalau barangnya sama dengan tanah abang? Oiya, namaku tentu saja bukan Ridwan. Orang Arab senang memanggil seseorang dengan sebuah nama. Untuk lelaki, mereka sering menggunakan nama Ridwan, sedangkan untuk wanita biasanya adalah Siti Rahmah. Jadi jangan kaget kalau selama di Arab ada yang memanggil dengan nama baru.

  1. Mata Uang Rupiah Diakui

Mata uang rupiah diakui oleh mereka. Jadi, tak perlu bingung saat asyik berbelanja kita kehabisan uang riyal. Bayar saja menggunakan rupiah, karena hampir semua toko menerimanya. Bahkan, tidak hanya toko karena pengemis pun juga menerima. Aku pernah bilang a�?I dona��t have any riyal’ eh tiba-tiba pengemisnya berkata, a�?how about rupiah?a��. Ternyata mereka juga menerima rupiah. Hebat ya? Baru kali ini bangga membawa rupiah, apalagi setelah sebelumnya pikiran sempat takjub dengan US Dollar yang begitu di puja-puja di Indonesia. Bila di tanah air, kondisi dollar harus sempurna, licin dan tanpa lipatan. Steril pokoknya, tak boleh ada cacat sedikitpun. Hal ini tentu membuat kita jadi begitu berhati-hati saat membawa dollar. Sementara ternyata di arab sini gak perlu repot membawa dollar untuk dihargai. Rupiah mampu berbicara banyak.

  1. Barang bisa ditawar

Jangan lupa untuk menawar, karena sebagian besar barang-barang yang dijual selalu bisa ditawar. Tapi kalau pedagangnya ngotot tidak bisa kurang, ya jangan dipaksa, pergi saja dari tempat itu. Jika memang ternyata bisa kurang, kita pasti diminta untuk kembali ke tokonya. Di Madinah, banyak pedagang kaki lima yang berjualan di dekat pelataran masjid. Walau memang berbeda kualitas, tapi perbedaan harga cukup jauh dibanding dengan toko.

  1. Kuliner

Cobalah melangkah ke food court yang berada di dekat masjid Nabawi. Banyak kedai makanan yang sebenarnya menjual makanan Arab seperti nasi mandi, kebab atau lainnya. Kalau yang tidak suka kuliner, ternyata juga menjual menu Indonesia didalamnya. Bakso dan nasi campur adalah menu yang paling banyak dijual. Harga sekitar 5-12 riyal untuk baksonya. Jadi sekarang tidak perlu khawatir bila kurang cocok dengan bumbu arab, karena kini sudah tidak sulit lagi untuk menemukan semangkuk bakso yang siap mengenyangkan kita.

Itulah beberapa tips buat Anda yang suka belanja di Arab Saudi. Semoga bisa membantu mengatur budget yang akan Anda keluarkan untuk belanja.