Muslimah Wajib Baca; Tips/ Cara Umroh Bagi yag Hamil

0
105

Bagi muslimah hamil yang akan melaksanakan umroh, baca nih caranya.

Ibadah haji dan umroh sebagai sebuah perjalanan ibadah memiliki nilao spiritual yang paling didambakan oleh seluruh umat Muslim. Tidak semua orang memiliki kesempatan untuk menunaikan rukun Islam yang kelima tersebut, atau berkunjung ke Baitullah untuk melaksanakan ibadah umrah selama sepuluh hari. Seseorang harus memiliki kemampuan fisik, spiritual, dan finansial yang memadai agar dapat menunaikan perjalanan ke Baitullah. Lantas, bagaimana jika kesempatan tersebut datang kepada para wanita yang sedang mengandung?

Sahabat ihram pada dasarnya tidak ada larangan bagi para wanita yang tengah hamil untuk menjalankan ibadah umrah. Asma binti Umais, istri dari Muhammad bin Abu Bakar, pernah melaksanakan ibadah haji ketika beliau tengah hamil tua hingga akhirnya beliau melahirkan di miqat.

Ibadah haji dan umrah dapat dikatakan sebagai ladang untuk berjihad bagi para wanita. Aisyah radiyallahuanhu pernah bertanya kepada Rasulullah SAW: “Wahai Rasulullah, apakah kaum wanita memiliki kewajiban untuk berjihad?” Kemudian, Rasulullah pun menjawab, “Ya, betul. Bagi mereka, ada kewajiban jihad yang tidak ada perangnya. Jihad bagi kaum kalian adalah berhaji dan umrah.” (H.R. Imam Ahmad dan Ibnu Majah).

Lalu, adakah tips-tips khusus yang dapat dilakukan para ibu hamil yang ingin menjalankan umrah agar kuat untuk menjalankan seluruh rangkain ibadah selama berada di tanah suci? Sahabat ihram mari kita simak beberapa tips umroh wanita hamil berikut ini.

  1. Konsultasikan ke Dokter Kandungan Sebelum Merencanakan Umroh

Mengonsultasikan kondisi kesehatan ibu dan janin sebelum melakukan perjalanan jauh, terlebih lagi menggunakan pesawat, merupakan hal utama yang wajib dilakukan para ibu hamil. Bagi ibu hamil, melakukan perjalanan dengan pesawat merupakan hal yang tidak membahayakan janin, asalkan kesehatan ibu dalam kondisi stabil. Konsultasikan kepada dokter hal apa saja yang harus dihindari dan dilakukan agar kesehatan ibu tetap prima selama berada di tanah suci. Jika perlu, mintalah vitamin khusus dari dokter untuk menjaga stamina sang calon ibu dan bayi selama beribadah umrah. Jangan lupa pula untuk membawa rekam medis serta nomor-nomor yang dapat dihubungi dalam keadaan darurat.

  1. Pastikan Ibu Hamil Merasa Nyaman Ketika Berada di Pesawat

Beberapa maskapai penerbangan memiliki peraturan khusus untuk wanita hamil. Wanita hamil dengan usia kandungan di bawah 14 minggu biasanya dianjurkan untuk tidak melakukan perjalanan udara sebab periode tersebut masih rawan dengan risiko keguguran. Sebaliknya, ketika ibu memasukan trimester kedua, janin sudah lebih kuat risiko ibu untuk mengalami keguguran dan melahirkan dalam keadaaan prematur pun sudah jauh lebih berkurang. Bagi ibu yang berniat menjalankan ibadah umrah, pastikan bahwa kandungan Anda sudah untuk melakukan perjalanan jauh. Pastikan pula bahwa Anda mendapatkan posisi yang nyaman selama berada di dalam pesawat untuk mengurangi kram dan kaki bengkak.

  1. Pilih Akomodasi yang Jaraknya Dekat dengan Masjidil Haram

Untuk mengurangi risiko kelelahan akibat perjalanan jauh menuju tempat ibadah, Anda dianjurkan  memilih lokasi akomodasi yang dekat dari Masjidil Haram dan Ka’bah. Anda dapat mendiskusikan hal tersebut dengan travel umrah yang Anda pilih. Selain dapat melihat Ka’bah langsung dari kamar hotel, Anda pun tidak perlu berjalan terlalu jauh untuk menuju Ka’bah.

  1. Pastikan Kebutuhan Cairan Tubuh Ibu Hamil Terpenuhi

Cuaca di tanah suci yang terkenal terik dan kering rentan menimbulkan dehidrasi, terlebih lagi bagi wanita hamil. Untuk itu, Anda harus memastikan bahwa cairan yang masuk ke tubuh dapat mencukupi kebutuhan aktivitas Anda. Selain itu, hindari minuman dan makanan yang menimbulkan efek pada saluran pencernaan dan kemih Anda.

Ibu hamil membutuhkan kekuatan dan kondisi tubuh yang ekstra agar dapat menjalankan ibadah umrah dengan baik. Untuk itu, pastikan Anda memenuhi persyaratan kesehatan dan tips umroh wanita hamil agar perjalanan umroh Anda lebih nyaman.

Demikianlah, hamil sebagai salah satu bentuk jihad wanita tidak sepenuhnya menjadi penghalang untuk menyempurnakan ibadah. Apalagi rukun islam. Dengan keadaan tertentu bepergiuan jauh macam umrah di perbolehkan dengan persiapan dan ketentuan. Semoga bermanfaat sahabat ihram.