Penting! Bagi Calon Jamaah Haji yang Punya Diabet, Baca Cara Mengatasi Ini

0
187

11 Gejala diabetes yang harus diketahui oleh para calon jamaah haji.

Diabetes adalah penyakit yang banyak menyerang kaum usia tua. Diabetes banyak menyerang orang yang identik dengan gemuk dan gula darah yang banyak. Diabetes adalah suatu penyakit dimana tubuh tidak dapat menghasilkan insulin (hormon pengatur gula darah) atau insulin yang dihasilkan tidak mencukupi atau insulin tidak bekerja dengan baik. Oleh karena itu akan menyebabkan gula darah meningkat saat diperiksa.

Terdapat 2 jenis tipe utama dalam Diabetes yaitu:
Diabetes tipe 1           
Suatu keadaan dimana tubuh sudah sama sekali tidak dapat memproduksi hormon insulin. Sehingga penderita harus menggunakan suntikan insulin dalam mengatur gula darahnya. Sebagian besar penderitanya adalah anak-anak & remaja.
Diabetes tipe 2           
Terjadi karena tubuh tidak memproduksi hormon insulin yang mencukupi atau karena insulin tidak dapat digunakan dengan baik (resistensi insulin). Tipe ini merupakan yang terbanyak diderita saat ini (90% lebih), sering terjadi pada mereka yang berusia lebih dari 40 tahun, gemuk dan mempunyai riwayat diabetes dalam keluarga.

Adapun beberapa gejala yang menandakan orang terkena diabetes:

  • Haus dan banyak minum
  • Lapar dan banyak makan
  • Sering kencing
  • Berat badan menurun
  • Mata kabur
  • Luka lama sembuh
  • Mudah terjadi infeksi pada kulit (gatal-gatal), saluran kencing dan gusi
  • Nyeri atau baal pada tangan atau kaki
  • Badan terasa lemah
  • Mudah mengantuk

Gejala-gejala di atas sering dijumpai, tapi pada beberapa orang sering tidak dijumpai gejala sama sekali. Untuk memastikannya, diperlukan pemeriksaaan darah di laboratorium. Para profesional kesehatan merekomendasikan agar penderita diabetes yang berencana untuk melakukan haji untuk selalu memantau glukosa darah. Penderita diminta mempertahankan kadar glukosa dalam keadaan normal.

Pengidap diabetes tidak boleh lupa minum obat mereka sesuai dengan anjuran dokter. Praktisi kesehatan menekankan pentingnya diet, olahraga dan pengobatan, baik tablet atau insulin. setiap pasien diabetes yang melakukan haji juga harus membawa kartu identitas atau memakai gelang peringatan medis. Profil kesehatan mereka harus tertera di dalamnya. Hal ini dikarenakan untuk meminimalisir penyakit yang berkelanjutan dan cepat menanganinya.

Dalam profil kesehatan harus ada data nama penyakit, nama perawatan, obat dan dosisnya secara lengkap. Kartu identitas yang memadai harus memuat informasi soal riwayat kesehatan, pengobatan dan kondisi pasien. Obat yang dibawa pasien harus cukup atau harus lebih untuk kebutuhan selama perjalanan dan menjalankan ibadah haji. dan pastikan tidak ada obat atau alat lainnya yang tertinggal di tanah air. Jika sampai tertinggal, pastikan menjaga kesehatan dengan benar dan jika sudah tidak kuat lagi, maka meminta panitia untuk mencarikan obat tersebut atau meminta pertolongan panita.

Termasuk bagi pasien diabetes yang bergantung pada insulin, harus memiliki peralatan penunjang berpendingin untuk menyimpannya. Agar insulin tidak rusak dan terjaga kualitasnya.