Kemenag inginkan haji 2018 lncar dan aman dengan 1.513 pemandu.

Haji merupakan ibadah yang sangat dinantikan banyak orang. Tidak ada orang yang sedih ketika akan melakukan ibadah ini. ibadah yang sangat jarang dilakukan oleh orang ini haruslah dilakukan dengan sakral dan khitmad. Diharapkan, jemaah haji tidak melakukan pengulangan haji di tahun berikutnya, karena melakukan hal yang dilarang atau diharamkan. Bimbingan dari pemandu sangat diperlukan bagi jemaah haji. Tentunya dengan kualitas pelayanan yang diberikan baik dan tidak menyalahi aturan haji. Dikarenakan haji adalah ibadah yang sangat jarang dilakukan, maka pemerintah perlu melakukan selesksi terkait tim pemandu. karena banyak pemandu yang dirasa belum bisa menguasai ibadah haji. baik hukum, hal-hal yang mengharamkannya maupun doa-doa haji.

Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan kuota untuk Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) yaitu 1.513 orang. “Kebijakan ini diambil agar pelayanan kepada jemaah bisa lebih baik dan profesional. Dengan dibagi 3, maka kompetensi petugas daerah dalam membantu melayani jemaah menjadi jelas,” ujar Kepala Sub Direktorat Pendaftaran PHU Kemenag Noer Aliya Fitra di Jakarta, Senin, 5 Maret 2018.

TPHD tidak hanya untuk tim kesehatan saja, tetapi TPHD dibagi menjadi 3, yakni pelayanan umum dengan jumlah 607 orang, pelayanan bimbingan ibadah dengan jumlah 107 orang, dan pelayanan kesehatan dengan jumlah 299 orang.

Berikut adalah data TPHD per daerah:

Seleksi TPHD akan dilakukan oleh pemerintah provinsi yang bekerjasama dengan kantor wilayah Kemenag di daerah setempat. Setelah melakukan pendaftaran dan lolos seleksi, langkah selanjutnya adalah mendapat bimbingan dari pihak kemenag dan membagi panitia akan ditempatkan di mana.

“Sesuai regulasi dalam PP 79/2012 dan PMA 20/2016, petugas TPHD harus dilakukan seleksi secara profesional,” ucap dia.

Pembagian kuota TPHD ini dilakukan dengan harapan akan memberikan dampak postif terhadap kualitas pelayanan haji pada tahun ini. Karena pemerintah menginginkan untuk setiap tahunnya terdapat hal-hal yang lebih baik dari tahun kemarin. Selain itu, kenaikan biaya haji pada tahun ini jangan sampai berdampak pada pelayanan haji tahun ini. Karena haji pada tahun ini. Tahun ini, kouta haji ditetapkan sebanyak 204 ribu jemaah reguler dan 17 ribu haji khusus. Kouta 1.513 orang TPHD akan masuk di dalam kuota haji reguler.