Ternyata di Inggris ada travel umroh paling tua di dunia.

Islam merupakan agama yang paling fleksibel dan memudahkan setiap umatnya. Dan islam adalah agama terbesar di dunia dan tersebar di seluruh dunia. Tanpa terkecuali negara-negara yang berpendudukan kristiani, katolik maupun agama yang lain. Umat islam memang tersebar di seluruh dunia, tanpa terkecuali negara Inggris yang penduduknya kebanyakan beragama kristiani. Hak dan kewajiban umat islam disunia tentulah sama, tidak ada hal yang mengkhususkannya walaupun tempat tinggalnya jauh dari kota Makkah maupun Madinah, umat islam yang mampu, haruslah melakukan ibadah haji. Selain melakukan ibadah wajib, penduduk muslim juga bisa melakukan ibadah sunnah, salah satunya adalah umrah. Umrah juga dilakukan di Arab Saudi. Tantangan dan hambatan yang ditemui travel ini sangatlah banyak, tetapi pemiliknya tetap bersikukuh untuk melanjutkan usaha ini. dan pada akhirnya, banyak muslim di Inggris yang terbantu untuk melakukan ibadah haji maupun umrah.

Di Inggis, terdapat agen atau travel yang menyediakan paket haji dan umrah paling lama di negara ini. El-Sawy adalah pemilik travel pariwisata tersebut. Peta Makkah dan Gunung Arafat tampak mulai pudar di dinding kantor El-Sawy Travel, agen pariwisata haji dan umrah di St John’s Wood, barat laut London, Inggris. Tanda tangan mulai pudar menunjukkan pemilik travel, Hamdy El-Sawy, telah menelusuri perjalanan yang dilakukan ratusan ribu Muslim Inggris yang telah ia bawa ke Tanah Suci di Arab Saudi selama empat dekade terakhir.

“Saya senang melayani mereka, mereka adalah tamu Allah,” kata El-Sawy sembari menggosok matanya seiring bertambahnya usia, dilansir diA�Arab News, Jumat (9/3).

Usaha travel ini berdiri pada tahun 1978, pihaknya adalah salah satu operatur travel haji di Inggris. Setiap tahunnya, pihaknya telah membawa lebih dari 25 ribu masyarakat Inggris ke Arab Saudi untuk melaksanakan ibadah haji maupun umrah. El-Sawy pertama kali mengunjungi Arab Saudi pada 1974. Ia melakukan perjalanan dari tempat asalnya di Mesir untuk melaksanakan umrah. Kala itu, dia melakukan perjalanan melalui jalur laut.

“Saya rasa butuh waktu 40 jam,” kenangnya sambil tertawa.

Setelah berpindah tempat tinggal, ke daerah London dan mendirikan perusahaan penerjemahan di akhir 1970-an, El-Sawy mulai mengelola perjalanan bus akhir pekan ke seluruh penjuru negeri bagi komunitas Muslim London.

“Suatu hari kami kembali dari Manchester saat seseorang bertanya, ‘Kapan perjalanan besarnya?’ Saya pikir mungkin dia ingin pergi ke Lake District atau Wales. Jadi saya berkata, ‘ke mana Anda ingin pergi?’ Dia berkata: ‘Haji’.”

El-Sawy kemudian memimpin kelompok haji Inggris pertama ke Makkah pada 1981. Kala itu, ia membawa 47 Muslim dari berbagai asal dan etnis yang berbeda dalam perjalanan yang suci.