Kuota Cadangan Haji Akan Diumumka Pada Pelunasan Tahap Dua.

Jemaah haji Indonesia selalu menginginkan untuk berangkat dengan cepat. Tetapi, kuota untuk berangkat haji sudah ditentukan oleh Kementerian Agama RI. Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama telah merilis daftar jemaah haji reguler yang berhak melunasi pada penyelenggaraan haji 1439H/2018M. Namun, berbeda dengan dua tahun sebelumnya, rilis tersebut tidak dibarengi dengan pengumuman calon jemaah haji yang masuk dalam kuota cadangan.

a�?Calon jemaah haji yang berhak melunasi dengan status sebagai kuota cadangan akan diumumkan pada proses pelunasan tahap kedua,a�? terang Kasubdit Pendaftaran Haji Direktorat Pelayanan Haji Dalam Negeri Noer Aliya Fitra (Nafit) di Jakarta, Sabtu (17/03).

Pihak Kemenag telah mengidentifikasi calon jemaah haji yang masuk dalam kuota cadangan. Karena, mereka diambil dari antrian berikutnya dari jemaah haji yang telah dirilis untuk berhak melakukan pelunasan.

a�?Pengumuman kuota cadangan haji ditunda karena masukan dari daerah. Ada masukan bahwa skema tahun lalu di mana rilis dilakukan bersamaan, justru membuat beberapa jemaah kuota cadangan menjadi salah paham,a�? tuturnya.

Pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama diperuntukan bagi jemaah haji reguler yang lunas tunda tahun sebelumnya dan jemaah haji urutan masuk kuota tahun ini yang belum berhaji, telah berusia 18 tahun, atau sudah menikah.

Tahap kedua dibuka jika saat pelunasan tahap pertama ditutup dan jika masih ada sisa kuota. Sisa kuota itu diperuntukkan bagi jemaah haji dengan urutan sebagai berikut:

  1. Jemaah haji yang mengalami gagal sistem pada pelunasan tahap pertama;
    2. Jemaah haji masuk kuota tahun ini yang berstatus sudah haji;
  2. Penggabungan suami/istri dan anak kandung/ortu yang terpisah;
    4. Jemaah haji yang lanjut usia minimal 75 tahun dan dapat di dampingi 1 orang pendamping; dan
  3. Jemaah haji yang masuk dalam kuotaA� cadangan. Sebagaimana tahun sebelumnya, Ditjen PHU memberi kesempatan kepada jemaah haji yang masuk dalam status cadangan sebanyak 5% dari total kuota atau sekitar 10.200 orang.

a�?Kami saat ini masih menunggu Peraturan Presiden tentang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH). Menyusul kemudian Keputusan Menteri Agama dan Keputusan Dirjen PHU tentang pelunasan. Kemungkinan proses pelunasan tahap pertama itu akan dilakukan pada awal April,a�? tegas Nafit.

Sahabat ihram, meskipun kuota haji belum berpihak pada diri anda, janganlah bersedih. Tetaplah berdoa dan selalu istiqomah dalam menjalankan ibadah-ibadah di tanah air. Karena itu juga termasuk mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya. Apa yang kita kerjakan di tanah air, akan diharapkan berdampak ketika berada di Arab Saudi dengan tanpa ada halangan apapun. Perbanyak sedekah dan ikhlas menerima apapun yang terjadi pada calon jemaah haji. Akan tiba waktunya jika jemaah haji sudah siap dan mendapat panggilan dari Allah SWT.