Seorang jamaah umroh mengatakan bahwa dirinya merasa muda lagi karena melakukan ibadah ini.

Umrah menjadi banyak pilihan umat muslim. Selain biaya yang lebih murah, umrah juga merupakan ibadah praktis yang tidak membutuhkan tenaga yang ekstra seperti melakukan haji. Meskipun begitu, ibadah umrah juga harus dilakukan dengan hati yang tulus ikhlas dan penuh dengan kekhidmatan serta sabar. Sabar dalam artian sabar menjalani apapun yang terjadi pada dirinya kala dirinya berada di Arab Saudi.

Pengalaman umrah kala itu berasal dari salah satu jemaah umrah dari Indonesia. Sebelum berangkat ke Arab Saudi, dirinya merasa bahwa tubuhnya tidak enak dan mengalami muntah serta berak yang terus menerus. Namun, beliau sudah ke dokter dan membawa sejumlah obat-obatan yang diperolehnya dari dokter. Setelah sampai di bandara Jeddah, beliau masih terasa lemas namun tidak seperti keadaan ketika sebelum berada di Bandara tersebut. Ketika berada di dalam pesawat, beliau hanya berdzikir dan tidur berharap tidak akan lagi berak dan muntah ketika di dalam pesawat.

Dari bandara, kemudian langsung melakukan ibadah umrah dan menuju ke Masjidil Haram. Rasa bahagia dan gembira kembali membuncah, beliau senang hingga tidak memperdulikan keadaannya. Rasa bahagia kembali menyelimuti ketika beliau berada di depan kaa��bah. Terharu, menangis, bahagia rasa itu campur adek. Dan ketika itulah beliau merasakan dirinya lebih baik dari keadaan biasanya. Setelah melakukan tawaf dan saa��i, beliau bergegas mengambil segelas air zam-zam dan berdoa agar dirinya cepat pulih dan tidak sakit.

Setelah semua selesai, beliau kembali ke hotel dan ternyata penyakit itu kembali kambuh. Jemaah umrah itu kembali muntah-muntah hingga dia tidak bisa melakukan apapun. Kondisinya kembali lemas dan tidak berdaya, kakinya tidak bisa menopang tubuhnya. Hingga beliau kembali di bawa ke RS oleh pendampingnya. Setelah di RS, beliau diberikan obat dan bisa rawat inap atau obat jalan. Tapi beliau lebih memilih obat jalan karena beliau tetap ingin beribadah atau bermunajat di hadapan Allah. pikirnya, mumpung berada di Arab Saudi.

Setelah beliau kembali ke kamar hotel, dan beliau sudah makan serta meminum obat, beliau tertidur hingga beberapa jam. Setelah itu, beliau pergi ke Masjidil Haram dan menunaikan ibadah sholat sunnah di depan kaa��bah. Berdzikir meminta pertolongan kepada Allah agar dirinya tidak merasakan sakit dan cepat sembuh kembali serta bisa melakukan aktivitasnya ketika berada di Arab Saudi. Mumpung berada di Arab Saudi, beliau ingin memperbanyak amal ibadahnya dan memperbanyak bercumbu dengan Allah SWT. Beliau menginginkan berdzikir secara terus-terusan.