Gelombang kloter haji 2018 Indonesia telah dilakukan undian penentuan kloter.

Memang menjadi hal yang penting dalam menentukan gelombang atau kloter haji di Indonesia. Bagaimana tidak, jemaah haji di Indonesia mengalami peningkatan dan tahun ini kuota haji di tambah lebih banyak dari pada tahun sebelumnya. Banyak daerah yang telah menentukan kloter atau golongan. Salah satunya adalah daerah banyumas yang telah menetapkan kloter haji.

Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menginformasikan bahwasanya pada tanggal 11 MeiA�laluA�dilakukan pelaksanaan qur’ah atau pengundian kelompok terbang (kloter) jamaah haji. Nantinya setelah itu baru ditentukan nama-nama calon jamaah haji yang ada di kloter tersebut. Dan diharapkan tidak ada kesalahan nama, karena dapat menghambat proses berjalannya haji di tahun ini.

“Tgl 11 Mei dilaksanakan qur’ah atau undian kloter di Semarang,” kata Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas Amirudin di Purwokerto.

Dia mengatakan bahwasanya Kepala Kemenag Banyumas, Imam Hidayat, akan hadir di Semarang saat pelaksanaan qur’ah tersebut. “Setelah melewati prosedur penentuan kaberangkatan dari tingkat provinsi tersebut, maka tinggal mengisi nama-nama calon haji,” tutur dia.

Dia menambahkan bahwasanya pemberangkatan haji tahun ini secara nasional diperkirakan akan dimulai pada 16 Juli 2018. Untuk itu,A� dia kembali mengingatkan kepada seluruh calon jamaah haji tahun 2018 agar menjaga kondisi fisik dan kesehatan. Tujuannya, agar jamaah dapat berangkat sesuai jadwal yang telah ditentukan nantinya. Kesehatan menjadi sangat penting ketika menjelang pelaksanaan atau pemberangkatan haji. karena tidak banyak jemaah haji yang menderita sakit dan akibatnya tidak bisa melakukan haji tahun ini atau di gantikan dengan jemaah haji yang lainnya.

Kesehatan jemaah sangat penting, karena cuaca dan kondisi di Arab Saudi berbeda dengan di Indonesia, dan inilah menjadi hal yang paling utama dalam melakukan ibadah haji. Dengan membawa beberapa vitamin kesehatan, jemaah bisa melakukan atau bisa menjaga kesehatan tubuhnya dari virus atau penyakit yang akan menyerang tubuh kita.

Kantor Kemenag Banyumas, kata dia, berharap bahwasanya seluruh proses pemberangkatan jamaah calon haji pada tahun ini akan berjalan dengan lancar tanpa ada kendala berarti. Dia mengatakan bahwasanya pihaknya akan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan kepada jamaah calon haji asal Banyumas. Faktor pelayanan pemandu juga menjadi hal terpenting, karena pemandulah yang harus bisa dekat dengan jemaah haji. karena jika berada di Arab Saudi, jemaah haji harus bisa menjaga kesehatannya sendiri. Jika tidak mampu, maka banyak jemaah haji yang terkadang meminta pertolongan kepada pemandu untuk mengantarkan atau untuk mendengarkan keluh kesahnya ketika berada di Arab Saudi.

“Kami akan terus meningkatkan dan memberikan pelayanan yang optimal kepada jamaah calon haji,” kata Imam Hidayat.