Jamaah haji asal Indonesia tidak peru hawatir, karena pihak Saudi Arabia akan membuat para jamaah senang dengan sambutan ini.

Sahabat ihram, pelayanan haji tidak hanya di Indonesia saja yang berubah lebih baik, tetapi juga di Arab Saudi. Saat ini, Bandara International King Abdulaziz Jeddah (KAIA) sedang sibuk mempersiapkan penyambutan jemaah haji tahun ini. Aktivitas padat meliputi pemeriksaan di segala tempat sebelum musim haji dimulai pada Sabtu pekan ini. jemaah haji tidak hanya datang dari Indonesia, tetapi juga datang dari beberapa negara di dunia. Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah diperkirakan akan menerima dua juta jemaah selama musim haji. Perwakilan dari departemen pemerintahan terkait bertemu di bandara untuk mendiskusikan rencana operasional musim haji.

Direktur Jenderal KAIA Ismael Fuad mengatakan mereka berkomitmen mengerahkan segala tenaga untuk kesuksesan pelaksanaan haji tahun ini agar jemaah mendapatkan pelayanan terbaik dari pemerintah Saudi.A� Rencana operasional tahun ini akan diterapkan dibawah pengawasan General Authority for Civil Aviation (GACA). Sejumlah departemen pemerintahan dan lembaga swasta ikut dalam kerjasama pelayanan.

Kementerian Haji dan Umrah telah selesai mempersiapkan akomodasi jemaah di dua kota suci Makkah dan Madinah. Para pejabat dari kementerian menggelar pertemuan dengan perwakilan misi haji luar negeri untuk menyelesaian terakhir. Mereka memastikan semuanya rampung sepekan sebelum jemaah tiba. Direktur Jenderal Kementerian Haji dan Umrah Saudi, Marwan Al-Sulaimani juga melakukan pertemuan terpisah dengan pejabat negara dengan jumlah jemaah signifikan.

“Kerajaan Saudi ingin memperluas prosedur elektronik visa haji seperti yang telah dilakukan sebelumnya pada negera tertentu, juga memisahkan jemaah dengan identifikasi khusus untuk kategori tertentu dan membuat mereka lebih nyaman tinggal di Saudi,” katanya dilansir diA�Saudi Gazette.

Kementerian juga memberi saran pada misi haji luar negeri untuk memperkuat orientasi dan program pelatihan. Terkait dengan pemahaman keagamaan, peraturan di Saudi, kesadaran lingkungan, keamanan dan kesehatan. Ia mengatakan bahwasanya kementerian total telah menggelar pertemuan dengan delegasi haji dari lebih 50 negara.A�Kedatangan calon jemaah haji pertama akan dilaksanakan pada 14 Juli di bandara Jeddah dan Madinah dari India, Pakistan dan Bangladesh. Diplomat Pakistan, Arshad Muneer mengatakan bahwasanya kloter pertama jemaahnya akan tiba di Madinah pada Sabtu. Kloter lain ada juga yang mendarat di Jeddah di hari yang sama. Pakistan akan mengirimkan 184.210 jemaah tahun ini.

Konsul Haji India, Shahid Alam mengatakan jemaah dari India juga akan tiba di Madinah pada hari Sabtu. Sebanyak 128.702 akan berangkat dalam skema haji pemerintah sementara 46.323 berada dibawah naungan perusahaan swasta. Kedatangan pertama jemaah India di Jeddah akan dilakukan pada 29 Juli dari Chennai. Selain itu, jemaah Bangladesh juga akan tiba di Jeddah pada Sabtu. Konsul Haji Bangladesh, Maqsud Rahman mengatakan total 127.198 berangkat tahun ini.