Jamaah haji agar tidak stress dan bosan juga tidak tegang ototnya, jamaah dianjurkan agar melakukan hal ini saat di pesawat.

Sahabat ihram, jarak menjadi faktor terpenting dalam melakukan perjalanan. Perjalanan haji dari Indonesia ke Arab Saudi memakan waktu yang tidak sedikit. Dan Jemaah haji Indonesia akan mulai berangkat ke Tanah Suci di Arab Saudi melalui Embarkasi Haji mulai hari Selasa. Jemaah akan menempuh perjalanan dari embarkasi menuju bandara di Madinah atau Jeddah cukup lama, rata-rata delapan-sembilan jam sehingga jemaah perlu menjaga staminanya.

Kementerian Kesehatan Indonesia menganjurkan jemaah haji Indonesia untuk melakukan senam peregangan saat berada di pesawat, yaitu dengan menggerakkan kepala, bahu, tangan, pinggang dan kaki. Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes Eka Jusuf Singka mengatakan, setelah lebih dari empat jam berkendara, seseorang dianjurkan melakukan senam peregangan. Tujuannya menyegarkan kembali tubuh yang lelah karena ada dalam posisi yang sama selama berjam-jam.

“Untuk peregangan agar aliran darah bisa lebih lancar dan jemaah kembali segar. Kita sudah perkenalkan sejak di Tanah Air dalam pembinaan kesehatan haji, termasuk senam haji sehat,” ujar Eka.

Senam peregangan tidak hanya dilakukan ketika di darat saja, tetapi senam peregangan juga dapat dilakukan di udara saat dalam pesawat. Menurut Eka, senam peregangan di udara ini merupakan salah satu implementasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), yaitu untuk melakukan aktivitas fisik.

Dia berharap bahwasanya kegiatan ini dapat dipimpin Tenaga Kesehatan Haji Indonesia Kelompok Terbang (TKHI Kloter setelah berkoordinasi dengan awak kabin. Senam dapat dilakukan bergelombang dari kabin paling depan hingga ke belakang mengingat adanya guncangan di udara. Jika awak kabin mengumumkan agar penumpang duduk karena kondisi cuaca, maka senam dihentikan untuk sementara. Kegiatan peregangan dilanjutkan kembali ketika kondisi pesawat stabil. Senam hanya dilakukan ketika kondisi pesawat stabil. Dan inilah yang harus bisa dilakukan kedua belah pihak, antara awak kabin pesawat dan Tim Kesehatan.

“Senam peregangan dapat dilakukan dengan mudah sambil tetap duduk. Adapun gerakan sederhana tersebut adalah gerakan senam untuk kepala, pundak, tangan, pinggang dan kaki,” ucap Eka.

Sementara itu, 317 petugas haji Indonesia telah bertolak ke Arab Saudi untuk menjalankan tugas sebagai pelayan tamu-tamu Allah, Sabtu (14/7) kemarin. Saat berada di pesawat petugas haji juga melakukan senam peregangan ini. Mereka tiba di Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah sekitar pukul 21.00 WIB atau 17.00 Waktu Arab Saudi (WAS). Salah satu dokter dari Tim Kuratif Rehabilitatif (TKR) yang akan bertugas untuk daerah kerja Bandara, Neta Margaretha menyatakan senam peregangan di pesawat juga diperlukan untuk petugas seperti dirinya agar menjaga tubuh tetap segar.

“Senam peregangan ini perlu supaya badan tetap segar danA�nggakA�pegal, pinggangA�nggakA�kaku dan kakiA�nggakA�bengkak karena duduk terus,” kata Neta dalam siaran pers Kemenkes.