Jamaah haji, lakukanlah lima hal ini agar hajinya sempurna dunia ahirat.

Sahabat ihram, jamaah haji yang telah berada di Makkah sebaiknya tidak hanya melakukan ibadah haji, namun sebaiknya menambah ibadahnya dengan beberapa hal berikut, terutama memperbanyak sholat sunnah, membaca Quran dan tidak banyak bicara atau ngegosip. Agar supaya hajinya menjadi haji yang sempurna dan dicatat sebagai haji yang baik atau mabrur dunia dan ahirat.

  1. Tidak banyak bicara

Rasulullah SAW bersabda; a�?Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaknya ia berkata yang baik atau diama�? (HR. Al-Bukhari)

Usahakan hanya berbicara yang dinilai penting pesannya. Terlebih saat di dalam masjid lebih baik disetiaap ucapan adalah doa dan dzikir. Apabila ada sesuatu yang tidak berkenan maka itu datang dari Allah SWT untuk menguji kesabaran kita. Jika dalam pembicaraan kita terlanjur mengucap hal-hal yang tidak bermanfaat maka cepat-cepatlah beriistigfar dan bertaubat kepada Allah SWT.

Jika kita melihat hal baik, ucapkanlah subhanallah. Dan jika melihat hal yang jelek maka ucapkan innalillahi wa inaillaihi rojiun. Sedangkan setiap saat kita perlu berdzikir atau membaca istigfar, sehingga apa yang keluar dari mulut insyaallah kata-kata yang indah.

  1. Perbanyak baca al-Qura��an dan berdzikir

Kesiapan iman juga harus dilakukan jauh hari sebelum keberangkatan haji. Memperbaiki bacaan al-Qura��an dan banyak membaca doa-doa akan membiasakan kita untuk membaca al-Qura��an di dua kota suci tersebut. Lebih-lebih jika calon jamaa��ah membuat niat mulia, seperti mengkhatamkan al-Qura��an. Allah SWT berfirman;

a�?Berdzikirlah kalian kepada-Ku niscaya Aku akan mengingat-ingat kalian dan bersyukurrlah kalian kepada-Ku (atas berbagai nikmat yang aku berikan kepada kalian) serta janganlah kalian mengingkarinya (al-Baqarah 152)

  1. Sholat sunnah sebanyak-banyaknya

Untuk meningkatkan shalat khuyuk bisa membaca dari beberapa buku panduan shalat khusyuk. Shalat khusyuk akan memberikan manfaat dan kenikmatan spiritual. Salah satu upaya agar dapat melaksanakan shalat khusyuk adalah dengan terus menerus melaksanakan shalat. Selain lima waktu shalat wajib, ada beberapa shalat sunnah, yaitu :

  • Shalat sunnah rawatib: shalat sunnah yang dilakukan sebelum dan sesudah shalat wajib, yaitu 2 rakaat sebelum subuh, 2 rakaat sebelum dan sesudah shalat duhur, 2 rakaat sebelum shalat ashar, 2 rakaat setelah shalat magrib, 2 rakaat sebelum dan sesudah shalat isya.
  • Shalat dhuha : shalat dua rakaat pada saat matahari sepenggalan atau setelah matahari terbit hingga waktu duhur. Sholat ini bertujuan meminta rizki kepada Allah SWT.
  • Shalat istikharah : shalat dua rakaat yang bertujuan agar dipiilihkan Allah yang terbaik untuk kita, karena hal yang baik menurut kita belum tentu baik menurut Allah.
  • Shalat tahajud : shalat jumlah genap rakaat yang diakhiri dengan shalat witir dengan jumlah ganjil. Banyak manfaat dari shalat sunnah ini apabila kita dapat melakukannya secara istikhomah.
  • Shalat hajad : shalat dua rakaat agar Allah memenuhi permintaan kita. Lakukan shalat sunnah ini sesering mungkin bersama doa kita.

Rasulullah SAW bersabda: a�?Sesungguhnya amalan yang pertama kali dihisab pada manusia di hari kiamat nanti adalah shalat. Allah a�?azza wa jalla berkata kepada malaikat-Nya dan Dia-lah yang lebih tahu, a�?Lihatlah pada shalat hamba-Ku. Apakah shalatnya sempurna ataukah tiak ? jika shalatnya sempurna, maka akan dicatat baginya pahala yang sempurna. namun jika dalam shalatnya ada sedikit kekurangan, maka Allah berfirman, a�?Lihatlah apakah hamba-Ku memiliki amalan sunnah. Jika hamba-Ku memiliki amalan sunnah, Allah berfirman, a�?Sempurnakanlah kekurangan yang ada pada amaln wajib dengan amalan sunnahnya.a�? Kemudian amalan lainnya akan diperlakukan seperti ini.a�? (HR. Abu Daud, shahih)

  1. Perbanyaklah berbuat baik

Karena jamaa��ah berada di kota suci maka berusaha untuk berbuat yang baik-baik. Berbuat baik tak selalu mengeluarkan materi, seperti suka menolong orang lain dan bersabar. Sementara suka beramal dengann ikhlas insyaallah pahalanya akan berlipat ganda.

  1. Adaptasi dengann teman satu kamar

Jamaa��ah haji akan berkumpul dengan orang a�?barua�� selama 40 hari dengan bermacam-macam karakter. Oleh sebab itu berlatih bersikap toleransi pada sesama sebelum keberangkatan. Dari Abu Hurairah r.a. Rasulullah SAW bersabda akan pentingnya memuliakan tetangga;

a�?Barangsiapa beriman kepada AAllah dan hari akhir, hendaknya berkata baik atau diam, berangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaknya memuliakan tetangganya, barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaknya memuliakan tamunya.a�? (shahih dikeluarkan oleh Al-Bukhari)