Fasilitas gratis yang dikhususkan untuk jamaah haji saat di tanah Suci.

Sahabat ihram, banyak fasilitas yang diperbarui pada tahun ini. Seperti transportasi, katering dan hotel. Pelayanan yang terdapat di dalam hotel banyak yang diperbarui, salah satunya terdapat beberapa hotel yang menggunakan kamar kapsul. Tidak hanya fasilitas itu saja, pemerintah Arab Saudi juga memperbarui fasilitas yang terdapat di Masjidil Haram.

Haji dan Asosiasi Amal Hadiah Mu’tamer mengumumkan kepada jemaah haji karena jemaah haji bisa mencoba kamar kapsul hotel pada musim haji tahun ini. Layanan terbaru berupa kapsul tersebut menawarkan fasilitas kamar hotel dalam ruangan kecil. Seperti yang dilansir dariA�Arab NewsA�pada hari Sabtu tanggal 11/8, fasilitas kamar kapsul tersebut tidak membutuhkan ruangan yang besar. Dalam satu ruangan bisa menampung hingga empat kamar kapsul.

Kamar kapsul merupakan kamar hotel mini yang berukuran panjang 220 cm, lebar 120 cm, dan tinggi 120 cm. Kapsul terbuat dari plastik dan fiberglass. Karena kamar ini A�bersifat mudah digerakkan, maka kapsul dapat ditempatkan di tempat-tempat suci, perumahan jemaah, kompleks akomodasi, dan di perumahan pekerja dan delegasi.

Kapsul dapat ditempatkan berdampingan atau di atas satu sama lain, dengan ketinggian dua unit. Ketika kapsul ditumpuk, akan ada fasilitas tangga tiga langkah untuk memberikan akses ke kamar kapsul atas. Kapsul dilengkapi pintu geser yang dapat dibuka dengan kartu magnetik setiap pengguna. Pintu itu bertujuan untuk memastikan privasi setiap pengguna.

Untuk diketahui, pintu kapsul akan terbuka secara otomatis jika terjadi pemadaman listrik. Sementara toilet, disediakan secara terpisah dengan layanan kapsul. Sehingga, air atau pancuran dapat digunakan saat bersamaan. Kapsul memiliki fasilitas pendamping, termasuk lemari eksternal untuk menyimpan koper. Direktur Haji dan Asosiasi Amal Amal Mu’tamer, Mansour Al-Amer mengatakan bahwasanya kapsul hotel menyediakan solusi murah yang ideal di tempat-tempat keramaian, seperti bandara, stasiun kereta api, rumah peristirahatan jalan raya, dan tempat-tempat suci.

a�?Ini menyediakan ruang di mana jemaah dapat berganti pakaian, mandi, juga menyediakan tempat penyimpanan barang,a�? kata dia.

Kendati demikian, kapsul masih harus diuji dengan mengoperasikan 24 kapsul di lokasi yang dipilih. Karena itu, Lembaga Penjamin Dua Masjid Suci untuk Penelitian Haji dan Umrah akan melakukan penelitian untuk memeriksa kinerja kelayakan kapsul-kapsul itu. Kapsul akan digunakan di Mina dan ditargetkan untuk jemaah haji atau umrah, agar tidak hilang A�(jika mengalami sakit atau lanjut usia) dan lanjut usia atau yang membutuhkan istirahat dan perawatan agar dapat terus melakukan ritual haji. Kemudian, hasil penelitian akan diumumkan setelah akhir penyelengaraan ibadah haji selesai. Sebelumnya, kapsul itu ditempatkan di dekat Masjidil Haram dalam 10 hari terakhir Ramadhan tahun ini. Namun, beberapa masalah terdeteksi dan perlu diperbaiki.