Orang islam harus mengetahui waktu terbaik jika ingin bersihin kukunya ini.

Islam merupakan agama yang rohmatan lil a�?alamin (rahmat bagi seluruh alam). Di dalam Islam sudah diatur berbagai hal yang tentang kehidupan mana yang baik dilakukan dan mana yang tidak baik dilakukan. Salah satunya adalah memotong kuku, memotong kuku sama berarti dengan kita menjaga kebersihan seperti yang diajarkan Rasulullah SAW yaitu kebersihan sebagian dari iman. Di dalam kitab-kitab fiqih bab pertama pasti diawali dengan bab thaharah yang artinya bersuci. Hal ini mengindikasikan bahwa kebersihan merupakan hal sangat penting untuk dilakukan setiap muslim.

Memotong kuku merupakan kegiatan yang memiliki banyak manfaat dan sangat dianjurkan dalam kesehatan. Karena kuku yang panjang akan mudah terdapat kotoran yang mengandung bakteri, sekaligus kuku yang panjang juga bisa saja mengakibatkan luka maupun cedera. Memotong kuku bisa dilakukan kapan saja karena tergantung kondisi apakah kuku tersebut sudah panjang atau belum. Seperti dalam hadist

U?UZO?UZU�U�UZO� U�UZO?U�U?U? O�U�U�O�U?O?U�O�U? U?UZU�U?O?U�UZU?UZU�U? O?UZUSU�O�U�O� O?UZU�UZU� O�UZU�U�UZU�U? O?U?U�U�UZO�U? U?UZO�U�O?U�UZU?U�U�U?USO?U? U?U?USU�U? U?UZU�UZO� O?UZO?UZU�UZ U?U?US O�U�U�O�UZO?U�U?UZO�O�U? U?UZO�U?U�U�UZU�U? USUZO�U�O?UZU�U?U?U? O?U?O�O�U�O?U?U�UZO�U?U? O�U�U�O�UZO?U�O�UZO�O�U? U?UZO�U�U�O�UZO�U�U?UZO�U�U? O�U?U�U�UZ O�U�O?U�U?U�U�UZO�U? U�UZO?U�U?U?U�U? U?UZU�UZO� O�UZO�UZO�UZ O?U?U�U? O�U�U�O�UZO?U?USO�U?

Artinya:A�a�?Adapun mencabut bulu ketiak juga disepakati (oleh para ulama) tentang kesunahannya. Sedangkan penetapan waktu mencabut ketiak seperti penetapan waktu memotong kuku dimana waktunya berbeda-beda sesuai perbedaan individu dan keadaan. Kemudian yang sunah adalah mencabutnya sebagaimana telah dijelaskan dalam hadits,a�? (Lihat Muhyiddin Syaraf An-Nawawi, Al-Majmua�� Syarhul Muhadzdzab, Jeddah-Maktabah Al-Irsyad, juz I, halaman 341).A�

Namun dalam Islam juga diatur hari-hari A�yang baik untuk memotong kuku A�Berikut pembahasannnya:

  1. Pertama , adalah hari Juma��at. Hari Juma��at merupakan penghulunya hari ada beberapa sunnah yang dilakukan supaya kita mendapatkan pahala sunnah dan ridho Allah SWT salah satunya adalah memotong kuku.

Imam An-Nawawi mengatakan, a�?Imam Asy-Syafia��i dan para ulama Mazhab Syafia��iyahA�rahimahumullahA�menegaskan dianjurkannya memotong kuku dan mencukur rambut-rambut di badan (kumis dan bulu kemaluan,A�pen.) pada hari Juma��at,a�? (Al-Majmua�� Syarh Muhadzab, 1:287).

Al-Hafizh Ibnu Hajar pernah memberikan keterangan, a�?Imam Ahmad bin Hanbal pernah ditanya tentang memotong kuku. Beliau menjawab, a�?Dianjurkan untuk dilakukan di hari Juma��at, sebelum matahari tergelincir.a�� Beliau juga mengatakan, a�?Dianjurkan di hari kamis.a�� Beliau juga mengatakan, a�?Orang boleh milih waktu untuk memotong kuku.a��a�? Setelah membawakan pendapat Imam Ahmad, kemudian Al-Hafizh memberikan komentar, a�?(Pendapat terakhir) adalah pendapat yang dijadikan pegangan, bahwa memotong kuku itu disesuaikan dengan kebutuhan,a�? (Dinukil dariA�Tuhfatul Ahwadzi Syarh Sunan Turmudzi, 8:33).

  1. Kedua, Pada hari raya baik hari raya idul fitri maupun hari raya idhul adha. disunahkan memakai wangi-wangian, memotong rambut, memotong kuku, menghilangkan bau-bau yang tidak enak, untuk memperoleh keutamaan hari raya tersebut.. Dalam kitab Al-Majmua�� Syarhul Muhaddzab terdapat keterangan mengenai amalan sunnah ini,

U?O�U�O?U�O� O?U� USO?U�O?U? O?O�U�U� O�U�O?O?O� U?O?U�U�USU� O�U�O?U?O� U?U�O�O? O�U�O�O�O�O�O� U�O�U�U� USU?U� O?USO? U?O?U� U?USU� U�O� O�U?O�U�O�U� U?USU?U� O�U�O�U�O?O� U?O�U�O?U�O� O?U� USO?O�USO?

Disunnahkan pada hari raya Id membersihkan anggota badan dengn memotong rambut, memotong kuku, menghilangkan bau badan yang tidak enak, karena amalan tersebut sebagaimana dilaksanakan pada hari Juma��at, dan disunnahkan juga memakai wangi-wangian.

  1. Ketiga, memotong kuku sesuai tuntunan Rasulullah SAW sebaiknya dilakukan tidak lebih dari 40 hari. Hal ini didasarkan kepada salah satu sabda Rasulullah SAW berikut ini,

Artinya, a�?Dari Anas Bin Malik RA ia berkata, a�?Kami diberi batas waktu (oleh Rasulullah SAW) dalam mencukur kumis, memotong kuku, mencukur bulu kemaluan, dan mencabut bulu agar kami tidak membiarkannya lebih dari empat puluh malam,a��a�? (HR Muslim).