Yang tidak ingin tersesat di masjidil Haram, jamaah harus baca ini dengan baik.

Masjidil Haram merupakan masjid peninggalan Rasulullah SAW. Hingga saat ini, Masjidil Haram menjadi salah satu destinasi wisata yang wajib dikunjungi oleh jemaah haji maupun umrah atau wisatawan yang datang ke Arab Saudi. Jemaah haji atau umrah selalu ingin berlama-lamaA� ketika berada di Masjidil Haram dan selalu beribadah dengan khusuk. Selain beribadah, jemaah haji atau umrah juga akan mengeksplore peninggalan Rasulullah maupun peninggalan zaman dahulu.

Bangunan Masjidil Haram sangat besar, luas dan tentunya menggunakan ornamen yang eksotis serta membuat jemaah haji maupun umrah nyaman dalam beribadah maupun sekedar melihat peninggalan Rasulullah dan khalifah. Tidak sedikit jemaah haji maupun umrah asal Indonesia maupun dari negara lain yang lain tersesat ketika berada di dalam Masjidil Haram.A�

Di Masjidil Haram sendiri, sedikitnya terdapat empat pintu utama dan 45 pintu biasa. Masing-masing pintu memiliki nama. Karena banyaknya jumlah pintu tersebut, maka tak heran jika banyak jemaah haji maupun umrah yang tersesat ketika keluar dari Masjidil Haram. Namun, ada cara agar para jemaah tidak tersesat selama keluar-masuk Masjid Al Haram.Berikut adalah tips dan cara yang diberikan:

Pertama, setiap pintu memiliki nama. Jadi, para jemaah haji maupun umrah perlu menghafal nama pintu yang dimasuki. Sehingga saat keluar tinggal mengingat nama pintunya. Namun, jika tidak bisa menghafalkan nama pintu tersebut, maka jemaah haji atau umrah bisa menulisnya dalam buku atas dalam HP yang selalu di bawa-bawa oleh jemaah haji atau umrah. Jika tidak bisa menulis, maka foto menjadi salah satu alternatif terakhir. Namun, yang perlu diketahui adalah, jaga etika ketika berada di Masjidil Haram, jangan banyak berfoto dengan gaya yang tidak pantas.

Kedua, bagi jemaah umrah tetaplah berada pada barisan kelompok. Biasanya, pemimpin kelompok akan membimbing jemaah untuk keluar masuk masjid. Ini merupakan langkah yang paling baik. Usahakan jangan berpisah dengan barisan rombongan anda.

Ketiga, hafalkan saja pintu masuk utama, yakni King Fahd. Pintu ini mencakup pintu masuk nomor 70 hingga 93. Selanjutnya, King Abdul Aziz, King Abdullah, dan Safa Marwah mencakup pintu-pintu bernomor 20 sampai 25.

Kelompok pintu King Fahd, King Abdul Aziz dan King Abdullah posisinya tepat menghadap Hotel Dar at Tauhid Continental serta Zam-zam Tower. Untuk kelompok pintu Shafa Marwah akan mengarahkan jemaah yang memilih tinggal yang cukup jauh dari Masjidil Haram.

Semoga tips dan trik tersebut dapat membantu perjalanan anda dalam menjelajahi Masjidil Haram yang sangat luas dan tentunya dengan kenyamanan yang diberikan. jika ke Masjidil Haram, harap selalu menggandeng teman sesama mahram, karena untuk menghindari kita terpisah dari jemaah haji atau urmah yang lainnya.