Terbaru; Sebuah pavilium yang menampilkan beberapa pemandangan baru ini dipersiapkan untuk para jamaah saat melaksanakan ibadah.

Melakukan ibadah haji dan umrah adalah hal yang paling berharga bagi umat muslim, karena disana dia bisa menemui banyak hal yang menarik. Dimana semua yang terjadi di dunia bahkan bisa terbalaskan ketika berada di Arab Saudi. Banyak hal mistis yang dialami oleh jemaah haji maupun umrah sebagai balasan ketika dia berbuat di dunia ini.  Tapi hal tersebut tidak menyurutkan niat jemaah haji maupun umrah untuk melakukan kedua ibadah tersebut.

Jamaah haji Indonesia, pastilah melakukan umrah terlebih dahulu, karena antrian yang ada di Indonesia sangat panjang dan tentunya membutuhkan waktu yang tidak sebentar, kurang lebih 10 tahun masa tunggu untuk haji reguler. Berbeda dengan haji on the spot atau haji plus karena haji plus biayanya lebih mahal dan masa tunggunya tidak selama haji reguler.

Di Arab Saudi sendiri, telah mengalami banyak perubahan, terkait fasilitas ibadah maupun penunjang lainnya. Seperti yang saat ini sedang dilakukan oleh Kementerian setempat yakni Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi yang memperkenalkan inisiatif dan proyek masa depannya di paviliun di Taman Budaya Jeddah. Paviliun ini merupakan tempat menerima kedatangan jemaah haji dan umrah. 

Di Paviliun tersebut, pengunjung akan dibawa dalam sebuah tur virtual 3D dari situs-situs suci di Arab Saudi. Selanjutnya, mereka diberi pengarahan tentang layanan dan peralatan yang disediakan oleh Kerajaan Saudi di situs-situs tersebut. Seperti yang dilansir dari Arab News, pada hari Kamis tanggal 3/1, di paviliun ini menampilkan program-program yang didedikasikan untuk menerima dan memberikan ucapan selama tinggal kepada jemaah yang terletak di Bandara Internasional King Abdul Aziz di Jeddah.  

Selain itu, adapula platform pintar yang bertujuan untuk memperkaya pengalaman haji dan umrah. Di samping, memfasilitasi perjalanan dan kinerja ibadah jemaah. Tidak hanya itu, paviliun tersebut juga menyoroti peluncuran Kapsul Haji, yakni kamar-kamar yang terbuat dari plastik dan fiberglass untuk mengakomodasi jemaah haji. Para pengunjung lantas diberi pengarahan tentang nilai dari melayani jemaah. 

Banayak fasilitas yang diperkenalkan oleh pemerintah Arab Saudi, salah satunya karena saran dari beberapa pemerintah negara yang merupakan anggota atau orang yang melakukan kegiatan haji maupun umrah. Sehingga menyebabkan Arab Saudi membenahi fasilitas-fasilitas haji dan umrah untuk memberikan kenyamanan kepada jemaah haji maupun umrah dari berbagai negara di dunia ini. karena pada hakikatnya, semua negara masyarakatnya akan melakukan haji dan umrah atau melakukan perjalanan lain di negara Arab Saudi. Tetapi yang menjadi fokus bahasan kali ini adalah perbaikan terkait fasilitas dari kawasan haji dan umrah.

Tetaplah menata niat dan jangan berhaji karena ingin dipanggil pak haji atau bu hajjah oleh tetangga sekitar.