Keutamaan umrah yang istimewa ini harus dipahami agar niat utama umroh tetap terjaga. Keutamaan umroh ini memang sangat istimewa.

Ada saja Muslim yang berangkat ke Tanah Suci untuk melakukan ibadah umrah. Dari berbagai negara, mereka berdatangan memadati episentrum Makkah, yaitu Masjidil Haram. Umrah menjadi salah satu ibadah yang digemari masyarakat Indonesia maupun negara lain. Hal ini dikarenakan umah merupakan ibadah sunnah yang murah dan tidak membutuhkan waktu yang lama dalam melakukannya. Selain itu, umrah juga tidak dilakukan barengan atau serentak beberapa negara. Karena setiap jemaah pastilah berbeda kedatangannya di Arab Saudi.

Di sana mereka melaksanakan berbagai ritual untuk mendekatkan diri kepada Allah. Hati mereka tenang ketika berdekatan dengan Ka’bah. Di depan Baitullah, mereka ber munajat, memohon ampunan, belas kasihan, bermanja, dan banyak lagi, demi meraih ridha Allah. Para jamaah rela berlama-lama di depan Ka’bah, menempelkan wajah di kiswah Ka’bah yang mewangi, sambil mengutarakan segala hal yang diinginkan, serta mengahaturkan segala apapun yang menjadi harapannya maupun orang yang titip doa kepada dirinya.

Kedatangan mereka ke Tanah Suci tidak muncul dengan sendirinya. Ada hal yang mendorong mereka datang ke sana, seperti panggilan jiwa, berbagai keutamaan, dan juga beberapa hal berikut ini:

  1. Penghapus Dosa

Ibadah umrah mampu menghapus dosa-dosa lalu yang telah kita lakukan. Hal ini dijelaskan oleh Nabi Muhammad SAW dalam sebuah hadis yang diriwayat kan oleh Bukhari dan Muslim. Berikut bunyi hadis tersebut, Ibadah umrah sampai umrah berikutnya sebagai kafarat untuk dosa di antara keduanya dan haji yang mabrur tidak ada balasannya kecuali surga.

  • Media Jihad

Bagi kaum perempuan dan orang-orang yang tidak mampu berjihad di medan perang, tetapi ingin turut berjuang menegakkan agama Allah, salah satu caranya adalah dengan beribadah umrah di Tanah Suci.

Hal ini seperti yang disabdakan oleh Ra sulullah SAW yang diriwayatkan oleh an-Nasa’i yang berarti, Jihadnya orang yang sudah tua, anak-anak, orang yang lemah dan wanita, adalah haji dan umrah.

  • Penghilang Kemiskinan

Salah satu hal yang patut diingat adalah bahwa dengan berumrah tidak akan menjadikan kita miskin. Umrah justru akan menjauhkan kita dari kefakiran dan kemiskinan.

Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Tirmidzi. Yang berarti, Ikutkanlah umrah kepada haji, karena keduanya menghilangkan kemiskinan dan dosa-dosa sebagaimana pembakaran menghilangkan karat pada besi, emas, dan perak. Lainnya adalah untuk mendapatkan doa yang dikabulkan.

Maka lakukanlah umrah terlebih dahulu sebelum melakukan haji. Karena haji dilakukan satu tahun sekali dan juga barengan dengan negara lain. Maka pelaksanaan ibadah haji sangat sakral dan harus dilakukan dengan hati yang bersih, suci serta tidak karena ingin dipanggil pak haji atau bu haji oleh masyarakat sekitar rumahnya.