Inilah amalan untuk para ummat manusia saat hujan deras dan tidak reda-reda. InsyaAllah amalan ini manjur sebagaimana Rasulullah yang melakukannya.

Saat ini Indonesia sudah memasuki musim penghujan, bahkan bulan ini merupakan  puncak dari musim penghujan, ditandai dengan sering turunnya hujan deras diserai petir dan terjadi banjir dimana-mana. Hujan sendiri bagi kebanyakan orang merupakan sebuah kebaikan terutama bagi daerah yang sering dilanda kekeringan namun bagi sebagian orang hujan juga dianggap sebagai pengganggu karena dapat menghalangi aktivitas. Namun yang jelas hujan merupakan rahmat Allah bagi manusia karena dengan turunnya berbagai manfaat akan didapat oleh  manusia, salah satunya adalah menambah volume sumber air dalam tanah sehingga tidak terjadi kekeringan.

Sebagai seorang muslim alangkah baiknya kita mengetahui amalan-amalan yang biasanya diamalkan Rasulullah ketika hujan agar hujan tersebut mendatangkan kebaikan dan terhindar dari bencana. Berikut merupakan amalan yang dicontohkan Rasulullah SAW :

  1. Yang  pertama dilakukan seorang muslim ketika hujan adalah bersyukur akan nikmat turunnya hujan. Bentuk rasa syukur tersebut yaitu dengan membaca doa seperti dalam hadist dari Ummul Mukminin, Aisyah R.A  “Nabi Shollallahu’alaihi wa sallam ketika melihat turunya hujan beliau mengucapkan, Allahumma Shoyyiban naafi’an (Ya Allah turunkanlah kami hujan yang bermanfaat “(HR. Bukhari).
  2. Jangan mencela maupun mencaci hujan, meski hujan deras sekalipun.  Karena dalam setiap rintik air yang turun ke bumi terdapat rahmat Allah. Bukan hanya hujan namun segala sesuatu yang diciptakan oleh Allah SWT pasti mengandung hikmah.
  3. Saat hujan merupakan waktu yang mustajabah dalam berdoa sehingga ketika kita berdoa pada waktu tersebut akan mudak untuk diijabahi oleh Allah SWT. Seperti pada salah satu hadist dari Sahl bin Sa’d, beliau berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda “Dua doa yang tidak akan ditolak yaitu : 1. Doa ketika adzan dan 2. Doa ketika turunnya hujan (HR. Al Hakim dan Al Baihaqi). Jadi saat turun hujan hendaklah kita berdoa sesuai dengan hajat masing-masing. 
  4. Ketika turun hujan lebat  kita dianjurkan untuk membaca doa Allahuma hawalaina wa laa ‘alaina, Allahuma ‘alal aakami wal jibali, wazh zhirobi, wa butunil awdiyati wa mahabitisyi syajari . Artinya  : Ya Allah turunkanlah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah dan tepat tumbuhnya pepohonan (HR. Bukhari). Doa ini dibaca untuk menghindari keburukan-keburukan yang ditimbulkan oleh hujan lebat.
  5. Dianjurkan berwudhu dengan air hujan. Dalam sebuah hadist disebutkan “Apabila air mengalir di lembah, Nabi sholallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan “keluarlah kalian bersama menuju air ini yang telah dijadikan oleh Allah sebagai alat untuk bersuci”. Kemudian kami bersuci dengannya.”
  6. Berdoa setelah turunnya hujan.

Semoga kita diberi kemudahan dan keistiqomahan dalam menjalankan sunnah Rasulullah SAW.