Allah dan Rasulnya telah mengatur kita dalam kehidupan sehari-hari, salah satunya adalah cara memakai alas kaki yang sesuai dengan anjuran Rasulullah.

Dalam kehidupan sehari-hari tidak dipungkiri lagi pasti kita menggunakan alas kaki baik di dalam maupun diluar ruangan. Alas kaki tersebut juga bermacam-macam dapat berupa sandal, sepatu, pantofel dll. Penggunaan alas kaki ini  berbeda-beda tergantung situasi dan kondisi. Ketika hendak ke masjid maupun kerumah tetangga yang digunakan biasanyaa adalah sandal. Lain lagi dengan siswa maupun guru disekolah yang harus menggunakan sepatu. Namun dibalik penggunaan tersebut apakah kita tahu bahwa cara-cara menggunakan alas kaki sudah dicontohkan oleh kekasih kita Rasulullah SAW. Berikut ini merupakan tata cara menggunakan alas kaki sesuai dengan tuntunan Rasulullah :

  1. Niat yang benar. Segala sesuatu tergantung dari niat seseorang termasuk ketika memakai alas kaki baik sandal maupun sepatu. Seorang muslim hendaknya berniat untuk melindungi kaki dan menjaga kebersihannya dari kotoran dan najis. Janganlah seorang muslim memiliki niat yang salah dalam memakai alas seperti untuk menunjukkan sepatu mewah hingga menimbulkan sikap riya’ (pamer) dan sombong.
  2. Memeriksa kebersihan alas kaki, seseorang yang akan memakai sepatu hendaknya memeriksa terebih dahulu apakah terdapat najis yang menempel. Hal tersebut untuk menjaga kesucian ketika hendak melakukan ibadah sholat.
  3. Memakai sepatu dengan posisi duduk, perintah tersebut sesuai dengan hadist “Hendaknya seseorang memakai sepatu/alas kaki dalam posisi duduk dan jangan memakainya sambil berdiri, Sebab Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah melarang memakai sepatu sambil berdiri”(At-Tirmidzi).

 Larangan memakai sepatu sambil berdiri dikarenakan pula  dalam posisi seperti ini dapat menyingkap atau memperlihatkan aurat seseorang, terlebih jika pakaian yang dikenakan adalah pakaian yang tipis. Apabila memakai sepatu sambil menunduk akan membuat putusnya otot punggung dan terkilirnya sebagian sendi punggung.

  • Mendahulukan sebelah kanan, ketika seorang muslim memakai sepatu maka hendaknya mendahulukan kaki sebelah kanan, lalu ketika akan melepasnya, hendaknya mendahulukan sebelah kiri. Sesuai dengan sabda Rasulullah SAW. “Apabila salah seorang dari kalian memakai sendal, maka dahulukanlah yang sebelah kanan dan apabila ia hendak melepasnya, maka dahulukan sebelah kiri (HR. Muslim). Hal ini diakarenakan pula dalam sebuah hadist disebutkan bahwa Rasulullah SAW suka mendahulukan yang sebelah kanan, baik ketika memakai sandal, bersisir, bersuci, dan semua urusannya”. (HR.Bukhari)
  • Memakai kedua sepatu sekaligus. Seseorang yang memakai alas kaki hendaknya memakainya keduanya sekaligus maksudnya  memakai alas kaki sebelah kanan maupun alas kaki yang sebelah kiri. Janganlah seorang muslim memakai sepatu sebelah, yang sebelah kiri saja atau kanan saja. Hal ini sesuai berdasarkan sabda Rasulullah SAW  “Hendaknya ia memakai atau melepaskan kedua sandalnya semua” (HR.Muslim)

Hal ini tetap berlaku meski sandalnya putus. Seperti sabda Rasulullah SAW “Apabila tali sandal salah seorang dari kalian putus, maka janganlah ia memakai sebelah saja hingga ia memperbaiki tali yang putus tersebut dan janganlah ia berjalan dengan sebelah sandal” (HR.Muslim). Semoga kita selalu bisa mengikuti sunnah-sunnah Rasulullah SAW. Wallahu a’lam bis showab.