Tahap yang akan dilakukan setelah penetapan nama-nama jemaah haji yang akan berangkat ke Arab Saudi adalah dengan melakukan pelunasan haji.

Pelaksanaan haji tahun ini semakin mendekati hari H. Pelaksanaan haji memang sangat di tunggu-tunggu oleh jemaah maupun keluarga yang tidak sabar ketika akan melakukan ibadah haji. haji memang membutuhkan banyak persiapan, selain persiapan fisik, haji juga membutuhkan persiapan secara mental. Tidak sedikit jemaah haji yang baru sampai Arab Saudi langsung jatuh sakit karena tidak bisa menyesuaikan dengan Arab Saudi. Untuk persiapan lainnya adalah persiapan secara materi. Dimana semua jemaah haji yang akan berangkat, diharapkan bisa melunasi kekurangan biaya haji untuk dirinya sendiri.

Tahap pertama pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun ini dimulai pada tanggal 19 Maret sampai 15 April 2019. Calon jemaah haji (Calhaj) sudah bisa melakukan pelunasan kepada bank penerima setoran (BPS) besok.

Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Kementerian Agama (Kemenag) Mastuki memastikan, tidak ada persiapan khusus terkait dimulainya tahap pertama pelunasan, karena semua sistem sudah terkoordinasi dengan baik dengan semua pihak terkait.

“Tidak ada persiapan khusus. Karena ini pekerjaan kita setiap tahun,” kata Mastuki.

Mastuki mengatakan bahwasanya, secara prosedur persiapan yang dilakukan oleh pihak Kementerian Agama sudah dilakukan sejak awal BPIH itu diundangkan melalui Keputusan Presiden tentang Pelunasan BPIH tahun 2019. Persiapan yang dilakukan oleh Kementerian Agama adalah merilis nomor porsi yang memenuhi syarat pelunas kepada setiap kantor wilayah (Kanwil).

“Dan itu langsung melalu kepala bidang haji di seluruh kantor kemenag maupun kantor kanwil,” ujarnya.

Karena semua sudah tersistem dan terkoordinasi dengan baik, maka, pihak Kemenag tidak melakukan sosialisasi tentang bagaimana calon haji melakukan pelunasan BPIH kepada BPS. Karena calon haji biasanya sudah mengetahui bagaimana cara dan dimana dia harus melunasi biaya haji tersebut.

“Kalau sosialisasi semacam kumpul-kumpul gitu tidak. Karena mereka sudah punya perkumpulan tinggal ditelponin oleh petugas kita,” katanya.

Kemenag telah berkoordinasi dengan setiap kanwil di setiap provinsi di Indonesia tentang berapa biaya dan siapa yang akan diberangkatkan haji tahun 2019 ini. Koordinasi penting dilakukan, karenan setiap kanwil biaya dan jumlah kuotanya berbeda.

“Karena setiap daerah kuotanya berbeda-beda jumlah dan seterusnya dan itu langsung ditindak lanjuti melalui kepala-kepala bidang haji provinsi maupun di Kabupaten Kota,” katanya.

Seluruh jemaah haji reguler yang akan diberangkat tahun ini menjadi Tanggung Jawab Kemenag. Calhaj yang akan diberangkatkan tahun ini nama dan nomor porsinya telah diinformasikan untuk menjadi perhatian segera mulai melakukan pelunasan.

“Jadi ini baru besok Selasa (19/3) kita mulai tanggal 19 untuk tahap pertama pelunasan itu bagi seluruh nama-nama yang dirilis sesuai dengan porsinya,” katanya.

Tahap pelunasan biaya haji menjadi hal yang sangat menggembirakan bagi calon haji, hal ini di karenakan ini merupakan salah satu langkah awal pembuka gerbang untuk melakukan haji.