Pelaksanaan haji semakin mendekati hari H, hal ini berdampak pula dengan pelunasan biaya haji tahun ini yang semakin mendekati deadline pelunasan.

Haji tahun ini telah memasuki dalam tahap pelunasan biaya haji. Jemaah haji yang akan berangkat ke tanah suci sudah ditetapkan oleh pemerintah. Sehingga jemaah haji diharuskan untuk melakukan pelunasan biaya haji. Besaran biaya hajipun juga telah ditetapkan oleh pemerintah.

Kantor Kementrian Agama (kemenag) kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memberikan batas waktu akhir pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) 2019.  Tahap pertama dilaukan pada tanggal 19 Maret sampai tanggal 15 April 2019 dan tahap kedua yakni pada tanggal 30 April sampai tanggal 10 Mei 2019.

“Saya mengimbau bagi calon haji yang rencana diberangkatkan pada 2019 dan belum melunasi kewajibannya membayar BPIH untuk segera membayarnya melalui lembaga keuangan atau bank yang ditunjuk dengan jadwal pembayaran untuk tahap pertama 19 Maret sampai 15 April 2019 dan tahap kedua mulai 30 April sampai 10 Mei 2019,” kata Kepala kantor Kemenag kabupaten Bangka,  Paidi Achmad di Sungailiat, Kamis.

Dia mengatakan bahwasanya, imbauan itu disampaikan kepada seluruh calon haji yang akan diberangkatkan pada tahun 2019 karena masih terdapat sejumlah calon haji yang belum melunasinya. Sehingga inilah yang menjadi PR bagi pemerintah untuk mencoba memberikan beberapa opsi terkait pemberian solusi dari maslah ini, baik mempermudah cara pelunasan atau yang lainnya. Padahal yang kita tahu, waktu pelunasan haji sangat panjang dari jarak diumumkannya siapa yang akan berangkat ke tanah suci.

Pelunasan ini dilakukan dalam dua tahapan untuk memberikan kesempatan bagi calon jemaah yang belum bisa melunasi tahap pertama.      
“Biaya BPIH yang wajib disetorkan oleh calon jemaah haji sesuai dengan keputusan Presiden No: 8 Tahun 2019, tentang penetapan BPIH sebesar Rp33.000.500,” katanya.

Dia menyarankan bagi calon haji yang sudah melunasi BPIH agar langsung menyetor bukti pelunasan ke Kementerian Agama dengan membawa sejumlah dokumen persyaratan lainnya yang sudah ditetapkan.

“Calon haji asal Kabupaten Bangka yang berangkat pada 2019 sebanyak 230 orang akan bergambung dengan calon jemaah haji lainnya dari daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui embarkasih Palembang Provinsi Sumatera Selatan,” ujar Paidi.

Keberangkatan calon jemaah haji asal Indonesia akan dimulai pada tanggal 6 Juli 2019, sedangkan untuk jemaah asal Bangka Belitung diperkirakan akan berangkat pada tanggal 17,18 dan19 Juli 2019.