Kesehatan jemaah haji tahun ini haruslah sangat dikawal oleh pemerintah pusat guna mengurangi resiko jemaah yang tidak tertolong.

Pelaksanaan haji semakin hari semakin dekat, bahkan ada beberapa orang yang menghitunginya. Saking senangnya dengan pelaksanaan haji, menyebabkan calon jemaah haji mengantisipasi untuk selalu menjaga kesehatannya bahkan mulai mendatangi klinik untuk memeriksakan dirinya  sebagai antisipasi kesehatan bagi dirinya.

Banyak hal yang perlu disiapkan untuk pelaksanaan haji, salah satunya terkait pelayanan kesehatan jemaah haji tahun ini. dimana semua pelayanan jemaah haji akan mengalami peningkatan. selain pelayanan haji, pelayanan lainnya adalah pelayanan terkait tenda jemaah maupun pelayanan akomodasi jemaah haji.

Salah satu upaya pelayanan mengalami peningkatan adalah Pemerintah Indonesia sudah meminta kepada Pemerintah Arab Saudi untuk memberikan batu es di tempat-tempat penampung air zamzam. Tujuannya, agar air zamzam yang diminum bisa menurunkan suhu tubuh. 

“Kami sudah minta dan juga insya Allah saya juga akan minta lagi agar air zamzam yang disemprot kepada kita semua sudah dingin diberikan batu es di dalamnya sehingga bisa lebih dingin menurunkan suhu badan kita,” kata Menteri Kesehatan (Menkes) Nila F Moeloek usai acara Pembekalan Terintegrasi Petugas Haji Arab Saudi di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta.

Nila juga menekankan akan pentingnya menghindari dampak sengatan panas, yang kalau sudah parah bisa mengakibatkan kematian. Sengatan panas atau heat stroke adalah kondisi ketika suhu tubuh yang meningkat tajam dan tiba-tiba dalam waktu cepat, tetapi tubuh tidak mampu atau tidak memiliki cukup waktu untuk mendinginkan diri. “Kondisi itu bisa terjadi saat suhu udara meningkat tajam sementara asupan cairan ke tubuh sedikit,” kata Nila.  

Nila mengatakan bahwasanya, orang yang tidak memiliki risiko penyakit, bisa banyak minum untuk menghindari dampak sengatan panas. Sementara, mereka yang punya risiko penyakit atau berusia lanjut mesti betul-betul mengelola pemenuhan kebutuhan cairannya. Memang, air putih harus dikonsumsi setiap hari bahkan setiap waktu, terlebih ketika berada di Arab Saudi yang kondisinya sangat panas daripada di Indonesia.

Oleh karena itu, pelayanan kesehatan di Arab Saudi atau ketika haji harus sangat dijaga karena untuk menjaga stamina dan tenaga dari jemaah haji tahun ini. jemaah haji juga disarankan untuk membawa botol minuman yang bisa di bawa kemana-mana karena untuk menjaga jemaah haji untuk tidak terkena dehidrasi.