Seringkali kita memposting aktivitas yang sedang kita lakukan, Namun, apakah dengan memposting dapat menjadikan kita tambah beriman atau bahkan riya’?

Saat ini adalah zaman digital, dimana semua manusia pastilah menggunakan gedget. Hampir semua warga di Indonesia memiliki gaget bahkan ada yang memiliki lebih dari satu. Aplikasi yang tersebar saat ini juga sangat beragam, mulai dari media sosial, aplikasi edit video, edit fto, edit gambar atau aplikasi game online atau bahkan aplikasi lain yang dapat membantu masyarakat. memang, perkembangan zaman tidak bisa kita hindari, terlebih generasi saat ini dapat dikatakan sebagai generasi Z atau Gen Z. Generasi yang hidup pada era serba instan atau serba elektroik.

Semua yang menjadi aktivitas seseorang bisa saja langsung di posting di media sosial. Aktivitas keseharian, aktivitas hati atau bahkan aib-aib orang ada yang menceritakan di media sosial. Inilah yang harusnya bisa kita hindari. Zaman sekarang dengan mudah kita bisa menemukan orang yang berada di ujung pulau atau berkenalan dengan orang lain. Banyak kasus yang disebabkan oleh media sosial, salah satunya adalah kasus penculikan, kasus pemerkosaan dan kasus-kasus yang lain. Semua kasus itu hampir terjadi pada remaja, sebenarnya mereka belum siap untuk berhadapan dengan orang baru dan orang yang membuat dirinya terlena dengan omongannya.

Para orang tua harusnya bisa mencegah kejadian tersebut dengan cara mengawasi polah tingkah laku anak dan tetap memperhatikan anak dengan baik. Selain itu, perlakukan anak senyaman mungkin ketika di rumah, sehingga dia tidak akan mencari tempat lain yang membuat dirinya nyaman. Kita balik lagi ke topik!. Masalah gadget dan media sosial. Sadarkah kita dengan perbuatan atau dengan postingan kita dapat menghapuskan amalan-amalan yang telah kita lakukan?, bahkan pahala puasa kita juga hilang?. Lalu puasa ini hanya mendapatkan haus dan lapar saja?. Astaghfirullaah. Semoga kita semua terjaga dari hal-hal yang demikian.

Berikut ini adalah contoh-contoh postingan yang dapat merusak amal perbuatan kita :

  1. Alhamdulillah hari ini puasa walau gak sahur
  2. Adem setelah sholat dhuha dan lanjut baca Al-Qur’an
  3. Lagi di masjid nih, bayar zakat dulu
  4. Istirahat dulu habis thawaf keliling ka’bah
  5. Sholat sudah, ngaji sudah mau ke majlis ta’lim gais
  6. Adem, setelah i’ikaf di masjid

Dan banyak lagi postingan-postingan yang lainnya. Alangkah lebih baik ketika kita sedang melakukan perbuatan atau aktivitas, kita menjaga mulut, jari tangan dan hati kita. Mintak kepada Allah supaya kita di jauhkan dari perbuatan yang dapat merusak atau bahkan dapat menghapuskan pahala puasa kita. Allah Maha Mengetahui, tidak perlu kita posting, Allah akan tau semua isi hati kita. Kita sedang sedih, Allah akan senantiasa berusaha menghibur kita. Kita sedang senang, Allah ingatkan kita untuk selalu berada dalam Lindungan-Nya. Wallahu a’lam bisshowab.