Pelaksanaan haji tahun 2019 akan segera diberangkatkan pada pekan ini, jemaah haji sudah mulai berbenah dan menyiapkan baju yang akan dibawa ke Arab Saudi.

Pelaksanaan haji semakin hari semakin mendekati hari H. Sejumlah calon jemaah haji akan segera diberangkatkan ke Tanah Suci pada pekan ini. Mereka diharapkan mempersiapkan berbagai hal agar pelaksanaan ibadah haji berlangsung dengan baik.  Calon jemaah haji sudah ada yang menerima perlengkapan bahkan sudah ada yang mempacking barang-barang yang akan dibawa ke Arab Saudi. Perlengkapan seperti baju ihram, baju ibadah maupun mukenah yang akan digunakan untuk sholat dan beribadah di Arab Saudi.

“Kami mengimbau kepada para jemaah agar mempersiapkan diri sebaik-baiknya. Tidak hanya fisik tapi juga mental, lahir, dan batin,” ujar Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kementerian Agama (Kemenag) Muhajirin Yanis.

Dia menambahkan bahwasanya, kloter pertama haji sudah siap diberangkatkan. Mereka akan masuk asrama pada hari ini tanggal 5 Juli kemudian diberangkatkan ke Tanah Suci pada tanggal 6 Juli 2019.

Pemberangkatan perdana, berasal dari Embarkasi Surabaya dan Batam. “Para petugas haji pun sudah siap, baik petugas kloter maupun petugas yang akan bertugas di Arab Saudi,” ujar Muhajirin.

Pihaknya menargetkan, pelayanan haji kepada jemaah haji tahun ini lebih maksimal dibandingkan tahun sebelumnya. “Pada umumnya, pelayanannya sama seperti tahun lalu, tapi khusus untuk penempatan jemaah di Mekah pada tahun ini dengan menggunakan layanan penempatan jemaah melalui sistem zonasi, yakni masing-masing embarkasi ditempatkan pada satu wilayah,” jelas Muhajirin.

Dengan begitu tidak terpisah-pisah seperti tahun sebelumnya. Menurutnya, sistem tersebut mempermudah koordinasi dan komunikasi, baik antarpetugas maupun antarjemaah, sebab jemaah dari satu provinsi berada pada satu zona.

Perlu diketahui, terdapat penambahan kuota haji sebanyak 10 ribu jemaah pada tahun 2019. Dengan begitu total jemaah haji Indonesia tahun ini mencapai 231 ribu. Dengan banyaknya jumlah kuota haji Indonesia maka pemerintah harus memaksimalkan terkait pelayanan dan penggunaan fasilitas untuk jemaah haji. Fasilitas dan pelayanan yang paling penting adalah terkait kesehatan.

Selain dari pihak pemerintah, jemaah haji juga sudah diimbau oleh pemerintah terkait kesehatan jemaah haji. Jemaah haji juga harus menjaga kesehatannya dengan makan makanan yang sehat, menjaga pola makan dan menjaga agar tidak dehidrasi dengan selalu membawa minuman kemanapun perginya. Entah sedang di dalam ruangan atau ketika berada di luar ruangan.