Pelaksanaan haji akan dimulai dan banyak jemaah haji mulai memadati Arab Saudi, yang perlu diperhatikan adalah maslaah perhiasan jemaah haji.

Jemaah haji Indonesia sudah ada yang berada di Tanah Suci dan mulai melakukan ibadah-ibadah di Madinah. Sebelum jemaah haji pergi ke Tanah Suci, jemaah haji selalu mendapatkan wejangan-wejangan maupun pemberitahuan terkait baiknya seperti apa ketika melakukan ibadah-ibadah di Arab Saudi. Seperti, Jemaah haji diminta membawa barang secukupnya dan menghindari membawa barang mencolok.

Kabid Perlindungan Jemaah PPIH Arab Saudi, Jaetul Muchlis mengatakan bahwasanya, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh jemaah haji ketika baru datang ke Makkah. Di antaranya yaitu, dia mewanti-wanti agar jemaah haji tidak membawa perhiasan dan barang-barang berharga ke Tanah Suci. Apalagi, sampai harus dibawa ke Masjidil Haram.

Sebenarnya, pesan-pesan seperti tidak diperbolehkannya membawa perhiasan yang banyak atau mencolok telah diberitakan oleh pihak pemerintah kepada jemaah haji. Akan tetapi, terdapat juga jemaah haji yang membawa perhiasan yang banyak dan mencolok.

“Sebaiknya dari Tanah Air tidak usah membawa-bawa barang seperti itu,” kata Jaetul usai berkoordinasi dengan personel sektor khusus di Hotel Jad Al Shesa, Kota Makkah.

Living cost pun, yang diberikan kepada jemaah haji saat masih berada di asrama haji embarkasi, sebaiknya ketika sudah berada di Makkah, tidak dibawa-bawa ke Masjidil Haram. Dikhawatirkan, uang tersebut akan tercecer atau jatuh atau bahkan terkena musibah, seperti di curi oleh orang lain.

“Dan, ini juga bisa memicu adanya tindakan kriminal dari orang lain,” kata Jaetul.

Jaetul juga berpesan kepada jemaah haji, agar jemaah selalu merasa nyaman, sebaikanya jika bepergian, upayakan selalu berada dalam rombongan atau kelompoknya. Hal ini ditakutkan adanya jemaah haji yang tersesat atau lupa dengan hotel atau tempat penginapan selama di Arab Saudi. “Diupayakan lagi, dalam rombongan itu ada laki-lakinya,” katanya.

Jaetul juga mengatakan kepada jemaah haji, bahwasanya jika menemui kesulitan selama berada di Makkah, langsung saja menghubungi petugas haji. Sehingga, dia juga berpesan agar petugas haji selalu mengenakan pakaiannya resmi petugasnya selama berada di Makkah dan Masjidil haram. Hal tersebut untuk memudahkan jemaah haji untuk mengenali adanya petugas di sekitar mereka.

Oleh karena itu, bagi jemaah haji yang belum melakukan perjalanan ke Tanah Suci, hendaknya tidak membawa barang-barang yang mencolok dan tidak bermanfaat bagi jemaah haji. Jika jemaah haji terlanjur membawa perhiasan ke Arab Saudi, sebaiknya disimpan di tempat yang aman dan harus menjaga barang bawaannya.