Jemaah haji wajib berhati-hati ketika di Arab Saudi terkait penyedia jasa dorong kursi roda dan penyedia jasa antar ke hajar Aswad.

Hampir semua kelompok terbang yang berasal dari Indonesia telah berada di Arab Saudi. Jemaah haji yang telah berada di Arab Saudi telah melakukan beberapa ibadah seperti umrah atau berdzikir atau bahkan membacakan sholawat di makam Nabi Muhammad. Selain melakukan ibadah umrah dan sunnah lainnya, calon jemaah haji juga berbelanja di sekitar Masjidil Haram atau di Masjid Nabawi.

Jemaah haji nantinya juga akan diajak berwisata ke sejumlah tempat wisata yang berada di Arab Saudi, salah satunya adalah kebun kurma yang setiap tahun selalu di kunjungi oleh jemaah haji. di kebun kurma tersebut jemaah haji bisa membeli sejumlah kurma asli baik yang masih mentah maupun yang sudah masak.

Banyak peristiwa yang terjadi di Arab Saudi. Misalnya masalah penipuan terkait jasa pendorong kursi roda atau penipuan terkait bisa mencium hajar aswad. Penipuan tersebut banyak menyasar jemaah haji dengan usia tua. Karena mereka beranggapan bahwa jemaah haji yang berusia tua akan membutuhkan jasanya. Jemaah haji yang menggunakan jasa tersebut, akan di dorong separuh putaran atau bahkan ditinggal pada putaran pertama. Jemaah haji yang menggunakan jasa untuk menuntun mencium hajar aswad, jemaah tersebut akan disasatkan pada kerubungan puluhan jemaah haji.

Inilah yang harus jemaah haji Indonesia waspadai, hal ini dikarenakan jemaah haji banyak yang tertipu dengan jasa ini dan jemaah haji sudah membayar dengan harga yang cukup mahal. Tidak hanya itu, terkadang penyedia jasa tersebut merampas sejumlah harta milik jemaah haji.

Sebenarnya, penyedia jasa pendorong kursi roda jemaah haji telah disiapkan oleh pemerintah untuk jemaah haji. Petugas pendorong ini telah di seleksi oleh pemerintah dan legal untuk melakukan tugasnya. Biasanya petugas ini akan mengenakan tanda pengenal berupa name take atau seragam.

Yang perlu di siapkan lagi adalah kesehatan jemaah haji, jemaah haji harus menjaga kesehatan dari virus-virus yang akan menyerangnya dari berbagai sumber atau dari berbagai jemaah haji dari negara-negara lain.