Jemaah haji Indonesia di ajak bersih-bersih hotel atau penginapan oleh Tim petugas haji, untuk menjaga kebersihan dan gerakan sehat dari pemerintah.

Jemaah haji yang telah berada di Arab Saudi mulai berbenah dan mulai melakukan ibadah-ibadah sunnah. Sehingga barang-barang jemaah haji mulai berantakan dan bahkan ada yang kotor. Tim petugas haji mengajak jemaah haji membersihkan kamar hotel masing-masing. Kegiatan itu bertujuan mendorong jemaah selalu bergerak dan hidup bersih. 

Sektor 9 Daker Makkah mengadakan Gerakan Jumat Bersih yang dilakukan secara serentak di 15 hotel yang berada di kawasan Rei Bakhsy, Makkah pada hari Jumat lalu, tanggal 2/8 pagi. Sektor tersebut ditinggali jemaah haji asal embarkasi Banjarmasin (BDJ) dan Balikpapan (BPN).

“Kalau semua bersih tentunya kita akan sehat. Saya kira pembiasaan kebersihan ini tujuannya satu, untuk kesehatan,” kata Kepala Sektor 9 Daker Makkah, Lutfi Yunus dalam keterangan tertulisnya.

Lutfi mengunjungi 15 hotel bersama petugas haji Kementerian Agama (Kemenag) dan petugas kesehatan dari Tim Gerak Cepat (TGC), Tim Promotif Preventif (TPP), serta Tim Sanitasi Daker Makkah. Kendati sudah diumumkan, tetapi masih ada jemaah yang belum tergerak membersihkan kamar hotelnya. Karena itu, petugas mengetuk satu per satu pintu di salah satu hotel. Petugas menyapa dan mengajak jemaah langsung membersihkan lingkungan tempat tinggalnya.

Gerakan Jumat Bersih itu diinisiasi Kantor Urusan Haji Sektor 9 Makkah. Petugas ingin mengedukasi dan membangun kebiasaan jemaah selalu menjaga kebersihan. Salah satunya, mengajak jemaah merapikan dan membersihkan kamar, serta membuang sampah dari kamar ke tempat sampah yang disediakan pihak hotel. Dengan begitu, kamar jemaah terawat dan bersih.

Lutfi menjelaskan bahwasanya, jemaah haji juga memperoleh manfaat lain dengan kegiatan bersih-bersih, yakni mengajak jemaah bergerak atau tidak bermalas-malasan dalam kamar. Dengan itu, gerakan tersebut sejalan dengan program kesehatan membangun Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).

Penanggung Jawab Tim Sanitasi Daker Makkah, Teguh Dhika merasa cukup terbantu dengan kegiatan gerakan Jumat Bersih. Sebab, berdasarkan laporan tim di lapangan, terdapat jemaah haji yang mengonsumsi makanan untuk makan malam saat sarapan.

Koordinator Tim Sanitasi PPIH Arab Saudi, dr. Rosidi Roslan mengapresiasi inisiatif gerakan tersebut. Dia menganggap bahwasanya gerakan Jumat sehat dan bersih dapat menciptakan suasana pemondokan yang kondusif dan bersih. Selain itu, suasana pemondokan juga akan terlihat indah dan rapih.