Sejumlah petugas dari Indonesia maupun petugas dari Arab Saudi siap menyambut jemaah haji di Mina sebagai puncak haji tahun 2019.

Puncak haji akan segera dilaksanakan oleh jemaah haji di seluruh dunia. Bagaimana tidak, inilah yang paling dinantikan oleh jemaah haji di seluruh dunia. Jemaah haji dari seluruh dunia ini menggunakan fasilitas kereta cepat yang telah disiapkan leh pemerintah Arab Saudi dan jemaah haji mulai diberangkatkan dari tadi pagi. Pada tahun sebelumnya, jemaah haji menggunakan bus untuk berangkat ke Makkah. Akan tetapi, pada tahun ini terdapat jemaah haji yang menggunakan kereta cepat.

Sejak hari Kamis tanggal 8/8 malam, sekitar pukul 19.00-20.00 Waktu Arab Saudi (WAS), Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) yang bertugas di Mina mulai bergerak ke pos nya.

“Ada beberapa petugas yang akan bergerak menuju ke Mina, dalam rangka melakukan monitoringterhadap jemaah yang melakukan prosesi tarwiyah,” ujar Kepala Daerah Kerja Madinah, Akhmad Jauhari.

Sebagaimana yang dapat diketahui, PPIH Daerah Kerja Madinah akan ditempatkan di Mina. Jauhari menyebutkan, jumlah personil yang akan diberangkatkan malam ini (WAS), sebanyak 40 orang bersama dengan 10 orang tenaga kesehatan.

“Mereka akan melakukan monitoring di beberapa maktab yang kebetulan ada jemaah yang melakukan prosesi tarwiyah,” lanjutnya.

Ia menambahkan bahwasanya, nantinya secara berangsur-angsur petugas akan digerakkan secara bergantian pada tanggal 7 Dzulhijjah ke Arafah untuk melakukan persiapan-persiapan menyambut kedatangan jemaah haji yang diberangkatkan tanggal 8 Dzulhijjah mulai pukul 7 pagi dengan menggunakan bus.

Ia juga menjelaskan bahwasanya bus yang akan mengangkut baik itu petugas maupun jemaah ke Armuzna harus menggunakan sistem taraddudi (shuttle).

“Diharapkan pada tanggal 8 Dzulhijjah, semua jemaah haji, sebelum jam 12 tengah malam, telah berada di Arafah,” ujarnya.