Pemulangan jemaah selalu identik dengan delay atau kekisruhan yang lain, sehingga pada tahun ini pemerintah membentuk program baru untuk pemulangan jemaah.

Pelaksanaan haji tahun ini akan mencapai tahap pemulangan jemaah haji ke tanah air. Biasanya, pemulangan jemaah haji terdapat kasus dari jemaah haji, baik yang kopernya melebihi batas ketentuan atau yang lainnya.

Pemerintah Arab Saudi akan menerapkan program fast track untuk pemulangan jemaah haji dari bandara di Jeddah dan Madinah ke Tanah Air. Sehingga, adanya keterlambatan saat pemulangan bisa ditanggulangi.

Menurut Kepala PPIH Daerah Kerja Makkah Subhan Cholid, pada waktu kedatangan, sudah ada program fast track. Di mana, proses imigrasi yang dilakukan di Tanah Air sehingga saat tiba di Jeddah atau Madinah, jemaah tidak lagi melalui pemeriksaan imigrasi.

“Ini mempercepat waktu tunggu dan waktu antrean sehingga mengurangi lelah jemaah,” kata Subhan.

Kemudian, Arab Saudi mulai tahun ini mulai akan melakukan uji coba hal serupa. Tetapi, terkait proses pemulangannya.

“Mereka sebut Iyab. Iyab itu bahasa Arab artinya ‘pulang’ atau ‘balik’ sedangkan Dihab itu pergi. Nah, itu mereka akan mencoba tahun ini sejak pemulangan pertama dimulai dari Kloter JKS 4 pada 17 Agustus hingga 28 Agustus. Sebelas hari,” kata Subhan.

Menurut Subhan, tidak hanya orang yang akan melalui program Iyab, tetapi bagasinya juga. Ini juga bertujuan untuk memudahkan jemaah haji.

“Praktiknya seperti apa masih akan terus didalami dan berkoodinasi dengan penerbangan. Apakah nanti pengambilan sidik jari atau imigrasi di Makkah atau tetap di bandara,” kata Subhan.

Sehingga, belum ada sosialisasi resmi soal program Iyab ini. Subhan berharap, dengan program Iyab, kejadian-kejadian delay yang cukup panjang saat pemulangan bisa dicegah oleh pemerintah Arab Saudi.

Menurut dia, penundaan (delay) itu disebabkan karena kapasitas bandara yang terbatas. Bandara di Arab Saudi menerbangkan setidaknya 200 penerbangan per hari.

“Antrean runway dan lainnya perlu kecermatan dan ketepatan waktu. Kemudian, proses loading mulai dari imigrasi sampai sweeping butuh waktu lama. Itu sudah dibantu city check in sejak dua hari di hotel,” kata Subhan.