Dalam hidup seorang manusia, manusia selalu memanjatkan doa-doa kepada Allah, namun, terdapat juga beberapa hal yang menyebabkan terhalangnya doa.

Kurang yakin dan tidak bersunguh-sungguh termasuk salah satu hal yang bisa menghalangi terkabunya do’a, yang kemudian akan membuat kurangnya ketetapan hati dalam berdo’a. Tidak mungkin do’a terkabul jika kita sendiri tidak yakin bahwa Allah akan mengabulkan do’a kita.

Sifat sungguh-sungguh sebenarnya bukan dalam ikhtiar saja, namun juga bersungguh-sungguh dalam berdoa sebelum ikhtiar tersebut dilakukan. Keyakinan dan kesungguhan hati adalah hal terpenting yang harus ada dalam do’a. selama ini sering dijumpai tidak sedikit orang yang bersungguh-sungguh dalam ikhtiar akan tetapi lemah dalam berdo’a.

Bagaimanapun keyakinan yang besar di dalam hati bahwa Allah akan mengabulkan do’a kita harus tertanam dalam didalam lubuk hati kita. Rasulullah SAW telah bersabda.

إِذَا دَعَوْتُمُ اللهَ فَاعْزِمُوْا فِي الدُّعَاءِ وَلا يَقُوْلَنَّ أَحَدُكُمْ إِنْ شِئْتَ فَأَعْطِنِيْ فَإِنْ اللهَ لا مُسْتَكْرِهَ لَهُ

“Jika salah seseorang dari kalian berdo’a hendaklah ia berketetapan hati dalam berdo’a, dan janganlah mengatakan, ‘Ya Allah, jika engkau menghendaki berikanlah aku’. Sesungguhnya Allah tidak ada yang memaksa-Nya”. (HR. Bukhari, Muslim, Ahmad, Ibnu Abi Syaibah, dan Nasa’i)

Selain itu juga ada hadits lain yang terkait hal tersebut, Rasulullah SAW telah bersabda:

ادْعُوا اللَّهَ وَأَنْتُمْ مُوقِنُونَ بِالإِجَابَةِ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ لاَ يَسْتَجِيبُ دُعَاءً مِنْ قَلْبٍ غَافِلٍ لاَهٍ

Berdoalah kepada Allah dalam keadaan yakin akan dikabulkan, dan ketahuilah bahwa Allah tidak mengabulkan doa dari hati yang lalai”. (HR. Tirmidzi no 3479)

Sebaiknya gunakanlah do’a kepada Allah sebagai senjata untuk meraih harapan. Yakinlah dengan sepenuh hati bahwa Allah akan kabulkan setiap doa yang telah dipanjatkan.

Tips agar yakin saat berdoa  kepada Allah SWT

Ada beberapa tips agar kita memiliki rasa yakin dengan doa yang akan diijabah oleh Allah SWT, beberapa tips tersebut adalah:

  1. Yakin bahwa do’a seorang hamba Allah yang mukmin lebih mudah untuk dikabulkan daripada hamba-Nya yang ahli maksiat dan kafir. Jika orang kafir saja permintaannya dikabulkan Allah, lalu apalagi kita sebagai hamba-Nya yang mukmin. Pastinya do’a kita akan dikabulkan. Allah SWT telah berfirman:

وَ اٰتٰىکُمۡ مِّنۡ کُلِّ مَا سَاَلۡتُمُوۡہُ ؕ وَ اِنۡ تَعُدُّوۡا نِعۡمَتَ اللّٰہِ لَا تُحۡصُوۡہَا ؕ اِنَّ الۡاِنۡسَانَ لَظَلُوۡمٌ کَفَّارٌ

“Dan Dia telah memberikan kepadamu (keperluan) dan segala apa yang kamu mohonkan kepadanya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya.” (QS. Ibrahim: 34)

  • Yakin bahwa do’a kita pasti akan dikabulkan Allah dengan selalu mengingat sifat pemurah-Nya dan janji-Nya atas ijabah. Hal tersebut akan menambah sifat yakin kita akan dikabulkannya doa karena Allah SWT maha pemurah. Rasulullah SAW bersabda:

“Sungguh Allah tidak akan membukakan (pintu) do’a bagi seorang hamba kemudian Dia menutup pintu ijabah dari-Nya. Allah lebih mulia dari hal itu.” (HR. Daelami)

  • Yakin bahwa do’a kita akan dikabulkan Allah dengan mengingat sifat Kuasa-Nya. Segala urusan makhluk Allah yang memegang, karena-Nya maka yang sanggup menolak dan memberi segala sesuatu hanyalah Allah saja.

Telah selesai penjelasan faktor penghalang do’a seorang hamba dan tips yakin doa akan di ijabah oleh Allah SWT. Semoga artikel singkat ini bisa membuat kita lebih memperhatikan adab-adab dalam berdo’a agar dikabulkan oleh Allah SWT.