Pelaksanaan haji telah mencapai tahap kepulangan pada negara masing-masing sehingga jemaah haji wajib menjaga kesehatannya setelah sampai di Tanah Air.

Pelaksanaan ibadah haji telah sampai pada tahap pemulangan jemaah haji ke negara asal masing-masing. Kepulangan jemaah haji kelompok terbang gelombang kedua mulai bergerak dari Makkah ke Madinah. Selama perjalanan, jemaah haji diminta untuk  memperhatikan kondisi kesehatanya masing-masing.

“Bagi jemaah haji gelombang kedua yang akan kembali ke Tanah Air melalui Madinah, mesti memperhatikan beberapa hal agar kesehatannya tetap terjaga sehingga dapat beribadah dengan nyaman,” kata anggota Tim Promotif Preventif (TPP) Iman Kastubi.

Iman mengatakan bahwasanya, bebedapa hal yang mesti diperhatikan, pertama adalah wajib mengenali situasi Kota Madinah. Suhu rata-rata di Madinah sedikit lebih panas dibandingkan Makkah. Terutama di sore hari yang kelembabannya juga rendah. Maka dari itu jemaah disarankan selalu menggunakan alat pelindung diri (APD) jika beraktivitas di luar hotel.

“Yang penting pakai payungnya, bawa semprotan, pake masker, bawa bekal, dan sendalnya disimpan di tas gendong jangan titipkan ke orang lain,” katanya.

Kedua, jemaah harus memperhatikan kondisi tubuh. Karena, setelah satu bulan di Makkah melaksanakan rukun dan wajib haji di Armuzna, prosesi ibadah tersebut telah menguras tenaga jemaah. Meski begitu, disayangkan, masih banyak jemaah melanjutkan aktivitas yang kurang perlu dan berlebihan.

Sehingga, banyak jamah yang mengalami kesakitan dan kematian akibat kelelahan. Untuk itu jemaah haji dihimbau agar mengurangi aktivitas ibadah sunnah yang berulang kali, ziarah atau sering berbelanja.

“Jaga kondisi fisik, istirahat cukup, makan yang cukup, sering minum agar tidak kekurangan cairan,” katanya.

Dan yang ketiga jemaah haji agar lebih peduli dengan anggota kloternya. Data menunjukkan bahwasanya terdapat beberapa jemaah yang meninggal di pondokan atau hotel. Bahkan ada yang tanpa diketahui sesama anggota kloternya.

Saat ini kata Iman ada beberapa jemaah yang sudah mulai mengalami kejenuhan dan kerinduan kepada keluarganya. Maka dari itu sesama jemaah harus saling menghibur kepada jemaah yang ingin segera pulang ke Tanah Air . 

“Oleh sebab itu beri perhatian kepada teman sekamarnya. Saling memberi hiburan, mengajak makan atau beribadah bersama-sama,” katanya.

Selain menjaga kesehatan ketika berada di Arab Saudi, jemaah haji juga harus menjaga kesehatan ketika di Indonesia atau ketika sudah pulang dari tanah air. Jangan sampai karena pulang dari Arab Saudi, jemaah haji tanpa beristirahat dan langsung menjamu para tamu, saudara atau tetangga yang ada di rumah. Sebaiknya beristirahat dengan cukup.