Inilah amalan yang biasa dilakukan umat muslim pada hari 10 Muharrom dan pada bulan muharrom. mari kita simak amalan-amalannya.

Banyak yang menginginkan bisa melakukan amalan-amalan pada hari 10 Muharrom, salah satunya adalah dengan melakukannya pada malam hari :

  • Melaksanakan Shalat 2 raka’at atau 100 raka’at, bacaan tiap raka’at setelah Fatihah Al-Ikhas 3x.

Niatnya:

“Aku niat shalat malam Asyura 2 raka’at sunnah karena Allah Ta’ala.”

Setelah shalat membaca Tasbih 70x, Shalawat 70x, Ayat Kursi 360x beserta Basmalah.

Fadilahnya:

> Akan diberi kenikmatan ketika matinya.

> Kehidupannya menjadi berkah.

> Diberi pahala ibadah penduduk 7 lapis langit.

Sedangkan pada siang hari, dapat melakukan 12 amalan, yakni :

1. Puasa

Fadilahnya:

> Diberi pahala 10 ribu ibadah Malaikat

> 10 ribu pahala orang yang mati syahid

> 10 ribu pahala ibadah haji dan umrah

> dihapus dosa setahun yang telah lampau

> diberi pahala puasa setahun

> dihapus dosa 60 tahun

> dan ditulis ibadah 60 tahun siangnya berpuasa malamnya beribadah.

Disunnahkan puasanya dari tanggal 9 – 10 atau 10 – 11

Karena orang Yahudi pun suka berpuasa di hari Asyuro.

2. Shalat 4 raka’at 1x salam. Bacaan tiap raka’at Al-Ikhlas 50x.

Shalatnya bisa digabungkan dengan shalat dhuha.

Niatnya:

“Aku niat shalat dhuha dan hari Asyura 4 raka’at sunat karena Allah Ta’ala.”

Fadilahnya:

Dihapus dosa 50 tahun yang telah lampau, 50 tahun yang kemudian dan dibangun di alam arwah seribu istana terbuat dari cahaya.

3. Silaturrahim.

Fadilahnya:

Panjang umur dan luas rezeki.

4. Mengunjungi alim ulama baik yang masih hidup atau sudah wafat.

Fadilahnya:

Diberi pahala ibadah 70 tahun.

5. Menengok orang sakit.

Fadilahnya:

Seakan-akan menengok seluruh keturunan Nabi Adam as.

6. Memkai celak mata.

Fadilahnya:

Selama setahun dijaga dari penyakit mata.

7. Mengusap kepala anak yatim.

Fadilahnya:

Setiap 1 helai rambut 1 derajat di surga.

8. Bersedekah.

Fadilahnya:

> Sama dengan pahala sedekah setahun.

> Permohonannya dikabulkan.

> Bila memberi makan, maka seakan-akan ia telah memberi makan seluruh umat Nabi Muhammad hingga kenyang.

> Bila memberi minum, maka di hari kiamat tidak akan merasa haus selamanya dan seakan-akan ia tidak bermaksiat sekejap matapun.

9. Mandi.

Fadilahnya:

Selama setahun tidak akan sakit, kecuali sakit menjelang kematian.

10. Menggembirakan keluarga.

Fadilahnya:

> Allah akan memperluas rezekinya selama setahun penuh.

11. Memotong kuku.

Ada 5 kesucian (fitrah):

1. Mencukur bulu kemaluan.

2. Khitan.

3. Mencukur kumis.

4. Mencabut bulu ketiak.

5. Memotong kuku.

12. Membaca surat Al-Ikhlas 1000x.

Fadilahnya:

Ketika sakaratul maut akan diperlihatkan tempat duduknya di surga atau diperlihatkan kenikmatan-kenikmatan surga.

*Doa-doa yang dianjurkan ketika hari Asyura* 

diantaranya adalah :

*حَسْبِيَ الله وَ نِعْمَ الْوَكِيْلُ نِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيْر*ُ

Disebutkan oleh beberapa ulama diantaranya al-Allamah Dairobi , Sayyid Muhammad al-Amirus, al-Allamah Syeikh Ajhuri:

Barang siapa yang membaca doa diatas sebanyak 70x pada hari Asyura dan kemudian dilanjutkan membaca doa di bawah ini :

*بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ وَصَلَّى اللهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آِلهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمْ. سُبْحَانَ اللهِ مِلْءَ الْمِيْزَانِ وَمُنْتَهَى الْعِلْمِ وَمَبْلَغَ الرِّضَا وَزِنَةَ الْعَرْشِ لَامَلْجَأَ وَلَامَنْجَا مِنَ اللهِ إِلَّا إِلَيْهِ. سُبْحَانَ عَدَدَ الشَّفْعِ وَالْوَتْرِ وَعَدَدَ كَلِمَاتِهِ التَّامَّاتِ كُلِّهَا أَسْأَلُكَ السَّلَامَةَ كُلِّهَا بِرَحْمَتِكَ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ. وَلَاحَوْلَا وَلَاقُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ، وَهُوَ حَسْبِيْ وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ، نِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيْرُ، وَصَلَّى اللهُ تَعَالَى عَلَى نَبِيِّنَا خَيْرَ خَلْقِهِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمْ أَجْمَعِيْنَ*.

sebanyak 7x , maka Allah akan menjaganya dari kejelekan pada tahun itu, dan insyaAllah tidak akan meninggal di tahun itu. Adapun orang yang sudah dekat ajalnya tidak diberi taufik oleh Allah untuk membaca doa tersebut.

Disebutkan dalam kitab “Fathul Bari” : Beberapa kalimat barang siapa membacanya di hari Asyura maka hatinya tidak akan mati, yaitu :

*سُبْحَانَ اللهِ مِلْءَ الْمِيْزَانِ وَمُنْتَهَي الْعِلْمِ وَمَبْلَغَ الرِّضَا وَزِنَةَ الْعَرْشِ، وَالْحَمْدُ لِلهِ مِلْءَ الْمِيْزَانِ وَمُنْتَهَى الْعِلْمِ وَمَبْلَغَ الرِّضَا وَزِنَةَ الْعَرْشِ ، وَاللهُ أَكْبَرُ مِلْءَ الْمِيْزَانِ وَمُنْتَهَى الْعِلْمِ وَمَبْلَغَ الرِّضَا وَزِنَةَ الْعَرْشِ لَا مَلْجَأَ وَلَا مَنْجَا مِنَ اللهِ إِلَّا إِلَيْهِ، سُبْحَانَ عَدَدَ الشَّفْعِ وَالْوَتْرِ وَعَدَدَ كَلِمَاتِ التَّامَّاتِ كُلِّهَا، اَلْحَمْدُ لِلهِ عَدَدَ الشَّفْعِ وَالْوَتْرِ وَعَدَدَ كَلِمَاتِ التَّامَّاتِ كُلِّهَا ، وَاللهُ أَكْبَرُ عَدَدَ الشَّفْعِ وَالْوَتْرِ وَعَدَدَ كَلِمَاتِ التَّامَّاتِ كُلِّهَا ، أَسْأَلُكَ السَّلَامَةَ كُلِّهَا بِرَحْمَتِكَ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ. وَلَاحَوْلَا وَلَاقُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ ، وَصَلَّى اللهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمْ أَجْمَعِيْن*َ.

Dan juga dianjurkan untuk membaca doa ini :

*اَلَّلهُمَّ يَا مُفَرِّجَ كُلِّ كَرْبٍ يَوْمَ عَاشُوْرَاءَ، وَيَا مُفَرِّجَ ذِى النُّوْنِ يَوْمَ عَاشُوْرَاءَ، وَيَاجَامِعَ شَمْلِ يَعْقُوْبَ يَوْمَ عَاشُوْرَاءَ، وَيَاغَافِرَ ذَنْبِ دَاوُدَ يَوْمَ عَاشُوْرَاءَ، وَيَاكَاشِفَ ضُرِّ أَيُّوْبَ يَوْمَ عَاشُوْرَاءَ، وَيَا سَامِعَ دَعْوَةَ مُوْسَى وَهَارُوْنَ يَوْمَ عَاشُوْرَاءَ، وَيَا خَالِقَ رُوْحَ مُحَمَّدٍ حَبِيْبِكَ وَمُصْطَفَاكَ يَوْمَ عَاشُوْرَاءَ، وَيَا رَحْمنَ الدُّنْيَا وَ الْآخِرَةِ لَا إِلهَ إِلَّا أَنْتَ وَاقْضِ حَاجَتِيْ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ، وَأَطِلْ عُمْرِيْ فِي طًاعَتِكَ وَمَحَبَّتِكَ وَرِضَاكَ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ، وَأَحْيِنِيْ حَيَاةً طَيِّبَةً، وَتَوَفَّنِيْ عَلَى الْإِسْلَامِ وَالْإِيْمَانِ، يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ، وَصَلَّى اللهُ تَعَالَى عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمْ*