Pelayanan haji di Indonesia memang sudah mengalami banyak perbaikan, salah satunya di pelayanan fisik, akan tetapi dalam hal pelayanan non fisik bagaimana?

Memang, pelayanan haji tahun ini sudah baik. Akan tetapi masih perlu perbaikan terlebih lagi. Bukan hanya perbaikan secara fisik saja, tetapi juga non fisik. Secara keseluruhan, fisik yang ada di Arab Saudi maupun yang ada di Indonesia sudah baik. Tetapi terkadang masih ada beberapa fasilitas yang harus diperbaiki.

Namun, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan bahwasanya, perlunya meningkatkan pelayanan untuk jamaah haji yang sifatnya nonfisik sehingga kualitas ibadah berhaji dapat meningkat.

“Kita harus tambah kualitas penyelenggaraan haji nonfisik,” kata Lukman dalam sambutan Rakernas Evaluasi Penyelenggaraan Haji 2019 di Jakarta.

Kementerian Agama sebagai penyelenggara layanan haji bersama sejumlah kementerian/lembaga harus secara seimbang menggarap kualitas penyelenggaraan nonfisik seiring dengan yang sifatnya fisik.

Adapun pelayanan sifatnya nonfisik adalah, seperti penyelenggaraan untuk manasik haji dengan penambahan wawasan ibadah lebih mendalam dan hal terkait lainnya. Dengan pelayanan nonfisik yang baik, maka jamaah dapat puas tidak secara fisik saja tetapi ada penambahan ilmu pengetahuan dan kualitas keberagamaan.

Dia mengatakan bahwasanya, pengetahuan haji tidak hanya tata cara manasik tapi juga soal filosofi haji. Bahwa ada makna lebih mendalam mengenai manasik haji seperti tawaf, sai, wukuf, dan sebagainya.

“Sehingga setiap jamaah haji setelah berhaji ada wawasan bertambah. Kemabruran harus mewujud meningkatkan kualitas manasik haji sehingga tahun depan juga berkorelasi positif untuk kualitas bangsa keseluruhan,” katanya.

Selama ini, kualitas penyelenggaraan fisik kerap digenjot sepertipelayanan akomodasi, transportasi, kesehatan dan lain-lain.

“Sebagai penyelenggara kita harus memahami betul apa yang sudah dianggap baik sebagian besar jamaah haji kita. Kita kedepankan rasa syukur apa yang baik agar kita bisa pertahankan hal-hal yang sudah baik ini,” kata dia.

Lebih baik jemaah haji juga mengetahui arti dari ibadah haji menurut Islam dan syariatnya serta jemaah haji yang telah selesai melakukan ibadah haji. Sikapnya jemaah haji kepada masyarakat, tetangga maupun kepada orang lain.