Setiap umat beragama pasti memiliki cara pandang hidup atau dasar kehidupan. Sama halnya dengan umat muslim yang juga memiliki cara hidup, apa saja?

Ihsan (Keunggulan dalam iman), Hanya memikirkan kata tersebut di kepala, kita memiliki ingatan khusus untuk itu, membawa perasaan unik dan menginspirasi tertentu ke hati kita. Kata tersebut, merupakan topik yang akan menggerakan kita menuju keunggulan yang baik pada diri pribadi. Saya sangat berharap mengejar keunggulan ihsan akan membawa efek yang baik pada diri Anda juga. Didalam Agama islam, terdapat cara hidup kami sebagai seorang muslim terdiri dari tiga bagian yakni adalah:

  1. Iman
  2. Islam
  3. Ihsan

Untuk membahas ihsan, kita harus membahas dua yang pertama, Iman dan Islam terlebih dahulu.

Iman

Iman atau keyakinan harus disebutkan sebagai bagian pertama dari diri seorang muslim, karena berfungsi sebagai akar dari umat muslim. Selama bertahun-tahun Nabi-Muhammad, tidak mengungkapkan apa pun kecuali konsep taqwa (kesadaran terhadap Allah SWT), ikhlas (ketulusan) dan Iman (iman). Pada hati umat Islam pastinya akan bisa menjadi jenuh dan sebenarnya bisa menjadi kuat dengan Iman yang sesungguhnya, setelah iman Allah (swt) mulai memperkenalkan konsep berikutnya yaitu Islam, kepada umat Islam.

Islam

Setelah akar umat muslim telah kokoh di tempatnya dan bertahan di tanah, Iman yang kaya dan yang disiram dan dipelihara terus-menerus maka selanjutnya kita dapat mulai memahami dan mendorong praktik Islam atau tunduk pada kehendak Allah. Islam akan diajarkan ketundukan, seperti batang pohon, kokoh, mencapai ketinggian karena tunduk akan perintah dan larangan-Nya. Iman merupakan pondasi awal yang terpenting, maka sering kita temui anak-anak Muslim tidak diharuskan berdoa sampai mereka berusia 7 tahun. Mengapa? Karena tujuh tahun pertama ini akan digunakan oleh orang tua untuk menanam benih I man dan membantu benih ini menumbuhkan akar yang kuat dengan mengajar anak-anak mereka tentang Allah (swt), tentang jannah, tentang mukjizat dan malaikat dan mempersiapkan mereka untuk memiliki karakter yang kuat dan karakter seimbang. “Aturan” Islam datang dengan lebih mudah bagi mereka yang telah mempersiapkan hati mereka dengan Iman.

Ihsan

Ihsan, yang berarti keunggulan dalam kepercayaan, hal ini merupakan 1/3 dari diri kita yang terabaikan. Ihsan tersebut adalah percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa tanpa setitik keraguan sedikit pun. “Ihsan adalah buah yang mekar dari pohon yang ditanam dan muncul ketika akarnya kuat dan dipelihara, bebas dari penyakit dan serangga berbahaya. Jika kita gagal memelihara Iman kita dengan tunduk kepada Allah, kita tidak akan menghasilkan buah dan jiwa kita akan mati. Tapi lihatlah warisan Islam. Ia kaya dengan ihsan. Semua prestasi dalam seni, sains, arsitektur, sastra, geografi, politik, ekonomi, gerakan sosial, filsafat, kedokteran, dan lainnya datang dari keinginan umat Islam untuk mencapai ihsan, Ihsan adalah harta kita yang hilang sehingga kita harus menggali dan menghidupkan kembali.

Jadi ketika Anda melakukan tes atau Anda pergi ke gym atau bermain sepak bola atau melakukan acara, lakukan dengan ihsan! Jangan hanya “menjalani seadanya,” jangan hanya bertahan, jangan hanya lewat. Jadilah SANGAT BAIK, berjuanglah untuk SEMPURNA, jadilah yang TERBAIK di manapun Anda, tunjukkan pada dunia bagaimana Islam menginspirasi Anda untuk mencapai ihsan! Kita diberikan hanya beberapa saat di dunia ini. Setiap nafas adalah permata yang tak ternilai dan ketika dilewatinya tidak pernah kembali maka buat momen ini, nafas ini, jantung ini berdetak yang bergema dengan ihsan (Keunggulan)!