Inilah tiga keunikan yang terdapat di area Masjidil Haram, yuk kita simak untuk mendapatkan keberkahan dari Masjidil Haram.

Masjidil haram merupakan suatu tempat suci yang ada di Arab Saudi. Masjidil Haram semakin tahun semakin mengalami perkembangan dan semakin banyak peminat atau berkunjung untuk berdiam diri dengan berdzikir kepada Allah SWT.

Tidak hanya berdiam diri untuk berdzikir atau bermunajat, tetapi juga menapaki jejak para nabi atau para sahabat nabi. Banyak jemaah yang berkunjung ke Masjidil Haram dan tak jarang dari mereka menginginkan untuk bisa berlama-lama di dalam Masjidil Haram dan tak jarang pula orang yang tidak bersujud ketika sampai di depan pintu Masjidil Haram. Dan banyak jemaah yang hanya duduk bersantai menikmati keindahan yang Allah ciptakan.    

Pusat keramaian ada di inti Masjidil Haram, yaitu Ka’bah. Di sana ratusan orang bertawaf (berputar) melawan arah jarum jam sambil berdoa.      
Berikut ini adalah tiga keunikan masjid suci menjelang shalat berjamaah lima waktu. Kekhasan itu tak ditemukan di masjid-masjid lain di mana pun :       

–  Pusat perbelanjaan tutup sementara     
Di sekitar Masjidil Haram, ketika azan berkumandang, area pusat perbelanjaan akan langsung tutup. Para penjaganya akan membentuk shaf di depannya atau berjalan mendekati Masjid Suci untuk shalat berjamaah. Setelah shalat berjamaah selesai, toko-toko di sekitarnya akan kembali buka dan melayani para pembeli.          

Ada ratusan toko di sekitar Masjid al-Haram. Semuanya berjejer di dalam area gedung Zamzam tower, Gedung Jabal Omar, dan sekitarnya. Ada yang menyediakan jajanan kuliner, aksesoris, pakaian, hingga toko serba ada.           

– Tawaf berhenti       
Petugas keamanan (askar) biasanya akan langsung menghentikan tawaf dan mengarahkan jamaah untuk duduk membentuk shaf. Mereka biasanya duduk mendengarkan kumandang azan khas Masjidil Haram yang merdu. Sebagian lainnya akan membentangkan karpet khusus untuk imam shalat. Pemimpin shalat adalah orang pilihan dari kalangan ulama. 

– Meski di luar masjid, masyarakat sekitar berusaha tetap berjamaah 
Ini sesuatu yang unik sekali. Jamaah yang berada puluhan, bahkan ratusan meter dari Masjidil Haram terlihat membentuk shaf dan mendirikan shalat dengan menginduk kepada masjid tersebut. Mereka mendengarkan suara imam dari pengeras suara yang terdengar jernih. Setelah membaca surat dalam Alquran, imam bertakbir, tanda melaksanakan rukuk. Mereka pun melaksanakan yang sama. Itulah beberapa kekhasan kegiatan yang ada di Masjidil Haram, semua kehendak Allah SWT. Jangan sampai anda salah dalam melangkah ketika berada di Masjidil Haram, atau salah waktu.