Inilah kebijakan dari berbagai maskapai terkait pelarangan penerimaan jemaah umrah di Arab Saudi dengan harapan tidak ada jemaah yang di rugikan.

Salah satu maskapai yang digunakan pihak travel di Indonesia menggunakan pesawat Garuda. Adanya kebijakan dari pemerintah Arab Saudi ini membuat pihak travel berfikir karena ditakutkan pihak umrah dirugikan dengan adanya kebijakan baru ini.

PT Garuda Indonesia belum memiliki kebijakan baru terkait larangan umroh. Garuda hanya memberikan kebijakan bagaimana jemaah tidak dirugikan dengan adanya larangan umroh oleh Pemerintah Arab Saudi. 

Policy-nya yang penting jemaah tidak dirugikan,” kata Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra.

Kebijakan yang diambil dari maskapai Garuda Indonesia atas keputusan Arab Saudi melarang orang asing masuk wilayahnya sebagai upaya mencegah virus Corona, yakni dengan menjadwalkan ulang, meski tiket pesawat sudah issued. “Kita reschedule,” katanya.

Selain maskapai dari PT Garuda Indonesia, maskapai yang menerbangkan jemaah umroh dari seluruh wilayah Indonesia atau rute Jeddah dan Madinah di antaranya Emirate, Turkish, Etihad, Saudi Airlines.

Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Haji Umroh dan In Bound Indonesia (Asphurindo) Luqman Nyak Neh menyampaikan bahwasanya rangkuman kebijakan airline mengenai penutupan umroh, tiket rute Indonesia Jeddah dan Madinah. Misalnya kata dia, Emirates (EK) tidak bisa ganti tanggal, tidak bisa ganti jadwal.

Namun maskapai ini hanya bisa refund dan memberlakukan untuk tiket dengan keberangkatan sampai 15 Mar 2020. Sementara Etihad (EY), mengeluarkan kebijakan mengganti tanggal diperbolehkan hanya 1 kali tanpa dikenakan biaya perubahan. Artinya ganti rute diperbolehkan hanya 1 kali tanpa dikenakan biaya perubahan untuk perubahan rute, harga tiket akan dikalkulasi ulang. 

Akan ada biaya tambahan jika terdapat selisih harga pada rute baru refund diperbolehkan tanpa dikenakan biaya untuk refund sebagian, besarnya pengembalian akan dikalkulasi ulang. Semua perubahan berlaku untuk keberangkatan sampai 30 Juni 2020.

Sementara Turkish (TK) mengeluarkan kebijakan mengganti tanggal diperbolehkan dan ganti rute diperbolehkan. Namun refund tidak diperbolehkan. Sementara Saudi Airlines bisa refund dan reschedule.  Untuk Garuda (GA), mengganti tanggal diperbolehkan hanya 1 kali tanpa dikenakan biaya perubahan.

Pergantian tanggal diperbolehkan hanya untuk keberangkatan sampai 30 Jun 2020 dan berlaku blackout di periode high season. Ganti rute diperbolehkan hanya 1 kali tanpa dikenakan biaya perubahan jika perubahan rute mendapat kelas yang lebih tinggi maka akan dikenakan biaya untuk selisih harganya.

Akan tetapi, semua kebijakan dapat berubah swaktu-waktu mengikuti kebijakan dari masing-masing airlines. Tergantung juga kebijakan dari pihak Arab Saudi.