Setiap hari petugas dari Masjidil Haram melakukan sterilisasi di Masjidil Haram untuk menjaga jemaah dari virus yang tersebar di dunia.

Meskipun ada virus yang tersebar di berbagai negara tak menghiraukan jemaah umrah untuk mengunjungi Masjidil haram baik sekedar melakukan sholat sunnah ataupun hanya berdzikir kepada Allah SWT.

Tempat di mana umat Islam mengelilingi kakbah atau yang disebut mataf dan seluruh pintu masuk ke Masjidil Haram kini disterilkan sebanyak tujuh kali dalam sehari. Proses sterilisasi dilakukan secara bergiliran oleh 330 pekerja dan 10 mesin.

Seperti yang dilansir dari saudigazette.com.sa pada hari senin tanggal 9/3 selain itu area tersebut dibersihkan dan disemprotkan parfum dan dilakukan antara shalat Isya hingga Subuh sebanyak tiga kali. 

Seluruh proses dilakukan dengan cermat untuk memastikan keamanan jamaah dan pengunjung ke Masjidil Haram dengan memberantas semua virus dan mikroba yang terjebak di lantai dan permukaan fasilitas dan peralatan yang digunakan di Mataf. Proses pencucian pertama dimulai segera setelah sholat Isya. Hal ini dilakukan oleh 140 karyawan dan pekerja dengan tugas-tugas yang berbeda seperti menggulung dan membawa karpet dari area shalat, menutup plastik untuk mencuci dan mensterilkan mereka, mencuci pintu masuk ke Mataf dan lantainya, dan mensterilkan dan mengharumkannya.

Semua fasilitas dan peralatan yang digunakan dalam Mataf dicuci dan disterilkan. Ini termasuk rak untuk menyimpan salinan Al-Qur’an, pagar keamanan, dan pegangan tangan tangga, untuk memastikan sterilisasi menyeluruh. Kemudian karpet dan plastik pelindung dibuka untuk memastikan kebersihan,steril, dan wangi. Proses selesai pada tengah malam. Proses ini diulang dua kali dengan menggunakan mekanisme yang sama.

Operasi terakhir selesai satu jam sebelum azan Subuh. Pencucian kedua dan ketiga dilakukan dengan perawatan khusus dengan para pekerja yang berfokus pada sterilisasi dengan menyemprot ketika tidak ada jamaah yang datang ke Mataf.