Dengan adanya wabah virus corona ini, telah memberhentikan sementara ibadah umrah, namun apakah ibadah haji juga akan dibatalkan juga?

Haji merupakan salah satu rukun Islam yang artinya harus dilakukan bagi yang mampu. Hingga saat ini, jemaah haji sedang melakukan pelunasan hjai yang dilakukan di lembaga keuangan masing-masing. Namun, dengan adanya wabah virus ini, pemerintah Arab Saudi masih melarang umat Islam untuk melakukan ibadah umrah. Namun, bagaimana dengan pelaksanaan haji?, akankah tahun ini tidak diadakan haji?

Majelis Ulama Indonesia (MUI) berupaya menenangkan calon jemaah haji jika Kerajaan Arab Saudi memutuskan haji tahun ini dibatalkan atas pertimbangan kesehatan. Kerajaan Arab menggantungkan pelaksanaan haji tahun ini karena menunggu perkembangan pandemi corona.

Ketua Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat MUI, KH Cholil Nafis mengingatkan syarat haji ialah mampu, baik dalam menyiapkan bekal dan perjalanannya. Artinya mampu dalam hal fisik maupun finansial.

“Haji itu wajib bagi kita yang mampu, mampu itu ada dua, bekal dan perjalanannya. Nah mungkin bekalnya sudah ada, uangnya ada, sehat badan. Tapi perjalanannya enggak bisa, baik karena kuota atau terhadang penyakit,” kata kiai Cholil.

Cholil menjelaskan bahwasanya, para calon jemaah haji sudah menunjukkan kebulatan tekad atau sifat azzam. Sehingga jika batal berangkat, kesalahannya bukan menjadi tanggungan mereka.

“Maka kita sudah laksanakan kewajiban dengan kita azzam yaitu bermaksud keras melaksanakan kewajiban, sambil nunggu panggilan Allah pada waktunya. Oleh karena itu secara fikih, ya sudah menunaikan kewajiban haji,” ujar Cholil.

Pada masa bencana seperti inilah, Cholil menekankan pentingnya peran tawakal. Ia berharap seluruh umat Islam mendoakan agar pandemi corona tuntas ketika memasuki Ramadhan.

“Sikap kita tawakal pada Allah, Allah yang punya kuasa, kita kembalikan pada-Nya sembari mendoakan di bulan Ramadhan, corona sudah diangkat Allah SWT, Ini kan ada hubungan dua negara, Indonesia dan Arab terkait izin masuknya. Tawakal pada Allah dan bersabar secara manusiawi sudah ikhtiar, Allah maha tahu niat mukmin sudah dapat pahalanya,” pungkas Cholil. Para calon jemaah haji kini saatnya menunjukkan sikap berserah diri pada Allah dan berdoa supaya wabah ini cepat berkurang atau bahkan cepat pergi dari muka bumi ini. dan semoga kita selalu dalam Lindungan Allah SWT dimanapun kita berada.