Inilah pelaksanaan Bulan Ramadhan di negara Turki di tengah mewabahnya virus corona di seluruh dunia, yuk lihat bagaimana pelaksanaannya!

Bulan Ramadhan adalah bulan suci yang paling dirindukan oleh umat muslim di dunia ini. Tanpa terkecuali di negara Turki. Bulan Suci Ramadhan di tahun ini bertepatan di bulan April. Tepatnya di minggu ini. Bulan Ramadhan sering diidentikkan dengan memperbanyak ibadah-ibadah sunnah, seperti membaca Al-Qur’an dan memperbanyak berdzikir kepada Allah SWT.

Saat ini, masyarakat dunia sedang dalam kondisi yang mengkhawatirkan dengan tersebarnya virus corona. Virus ini berawal dari negara China dan meluas ke berbagai daerah hingga di tetapkan sebagai pandemi oleh WHO. Akibatnya, semua negara memiliki kebijakan masing-masing untuk menghadapi wabah virus ini.

Kementerian Dalam Negeri Turki sudah mengeluarkan surat edaran mengenai langkah-langkah yang perlu diambil untuk menahan penyebaran virus corona baru selama bulan Ramadhan. Di Turki Ada Spiderman  Siap Bantu Belanja Sayur Berdasarkan surat edaran yang dirilis pada Rabu (22/4) tersebut, acara-acara untuk berbuka puasa dan sahur bersama yang bisa menarik banyak orang tidak diizinkan oleh pihak pemerintah.

Kementerian  juga mengatakan bahwasanya, semua tindakan pencegahan akan diambil selama waktu berbuka dan sahur agar warga tetap menjaga jarak sosial di luar ruangan. Pemerintah juga akan melakukan penutupan sementara jalan-jalan yang biasanya dipadati warga ketika waktu berbuka dan sahur. Di mana kunjungan ke tempat-tempat suci juga akan dibatasi.

Seperti yang dilaporkan Anadolu Agency, pemerintah kota juga harus mengkordinasikan peningkatan jumlah kendaraan dan perjalanan melalui transportasi umum setidaknya tiga jam sebelum berbuka. “Waktu penjualan reque (roti bundar khas yang biasanya dikonsumsi selama bulan Ramashan) akan dihentikan dua jam sebelum berbuka,” lanjut surat tersebut.

Itu dilakukan guna mencegah banyak orang berkumpul di toko roti. Nantinya, toko bisa kembali dibuka setelah jam buka puasa. Jam operasional pasar juga akan dikontrol untuk memastikan warga mengikuti aturan jarak sosial dan memakai masker. Selain itu, pada malam menjelang dan selama Idul Fitri, aturan jarak sosial akan tetap diberlakukan bagi warga yang berziarah ke makam. Pejabat setempat juga akan melakukan pengukuran suhu tubuh kepada masyarakat.

Beberapa hal telah dilakukan oleh pemerintah Turki untuk mencegah penyebaran virus corona di negaranya. Dan masyarakat Turki haruslah taat pada aturan yang dihimbau oleh pemerintah.