Inilah kebijakan pemerintah Kota Karawang terkait bulan Ramadhan di tengah pandemi virus corona, bagaimanakah kebijakannya?

Menjalankan ibadah puasa di tahun ini berbeda dengan tahun kemarin. Tahun ini menjadi sangat berat karena adanya virus corona yang tersebar di seluruh dunia. Di Indonesia juga terjadi pandemi ini, hingga berbagai kebijakan dari pemerintah daerah atau pusat dikeluarkan untuk mencegah tersebarnya virus corona ini.

Salah satu kebijakan pemerintah pusat adalah tidak diperbolehkan untuk pulang kampung atau mudik untuk merayakan hari raya Idul Fitri. Jika tetap melanggar, masyarakat yang mudik akan dikenakan denda. Dan berbagai kebijakan lain terkait tidak diperbolehkan buka puasa bersama yang mengumpulkan massa, atau sahur on the road.

Masyarakat yang berada di Kabupaten Karawang juga dihimbau untuk menjalankan ibadah di Bulan Ramadhan sesuai dengan anjuran pemerintah dalam rangka penanganan dan pencegahan Covid-19. Tak seperti tahun sebelumnya, masyarakat tidak lagi diperkenakan mengadakan sahur on the road ataupun buka bersama.

Hal itu disampaikan Juru bicara tim gugus tugas percepatan penanganan penyebaran Covid-19 Karawang, Fitra Hergyana. Fitra mengatakan Pemkab Karawang telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 450/2210/ Kesta mengenai pelaksanaan ibadah di bulan Suci Ramadhan.

“Poin utama dalam SE tersebut adalah mengimbau masyarakat agar sahur, dan buka puasa dilakukan secara individu dan tidak diperkenankan untuk melaksanakan sahur on the road ataupun buka bersama. ,” kata Fitra dalam konferensi persnya.

Fitra juga menyampaikan kabar kepada masyarakat bahwa Pemerintah Kabupaten Karawang telah membuat surat edaran terbaru mengenai imbauan pelaksanaan ibadah salat tarawih berjamaah di lingkungan masjid. Pelaksanaan salat tarawih dilakukan secara individual ataupun berjamaah dengan keluarga di rumah. 

“Apabila ada masyarakat yang melakukan kegiatan berkumpul kami akan melakukan tindakan tegas dengan pembubaran,” ujarnya.

Fitra juga mengucapkan apresiasinya terhadap kinerja tim gugus tugas yang terdiri dari unsur TNI/Polri dari Kodim 0604 Karawang, Polres Karawang, Tim BPBD, Satpol PP, Dishub, Dinas Kominfo, Iembaga penyiaran publik Sturada, para camat, aparatur desa serta tim medis dari Dinkes dan Puskesmas. Pihak-pihak terkait itu rutin mensosialisasikan bahaya Covid-19.

Setiap daerah memiliki kebijakan sendiri-sendiri, ada yang menerapkan PSBB sebagai upaya pencegahan dan penanganan virus corona di berbagai daerah di Indonesia.