Penyebaran virus corona ini mengakibatkan Pemerintah Arab Saudi membuat kebijakan di Bulan Ramadhan harus memberlakukan jaga jarak.

Saat ini, semua umat muslim di dunia telah menyambut bulan Ramadhan dengan suka cita tentunya. namun, Ramadhan tahun ini menjadi berbeda karena virus corona telah melanda seluruh bangsa di dunia. Himbauan dari WHO untuk seluruh masyarakat untuk rajin mencuci tangan dan menjaga jarak antar orang serta menjauhi kerumunan telah diberikan sejak mulai tersebarnya virus ini.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan Arab Saudi, Mohammed Al-Abd Al-Aly mengatakan bahwasanya setiap pertemuan saat Ramadhan dapat menyebabkan penyebaran virus corona atau Covid-19. Pesan itu disampaikan untuk mengingatkan orang-orang tentang pentingnya menjaga jarak sosial.

Ramadhan erat kaitannya dengan kegiatan reuni keluarga, buka puasa bersama dan sholat berjamaah di masjid. Tetapi karena adanya pandemi Covid-19, orang-orang didesak untuk mempraktikkan jarak sosial.

Seperti yang dilansir dari Arab News, pada hari Sabtu (25/4) Al-Abd Al-Aly mengatakan bahwasanya Seperti yang semua tahu, setiap sosialisasi atas nama agama atau keluarga dapat menciptakan peluang bagi penyebaran virus ini.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan ini mendorong orang dengan penyakit kronis untuk konsultasi dengan dokter. Untuk menanyakan tentang puasa dan jadwal memakan obat saat jam puasa.

Terdapat total 1.172 kasus Covid-19 baru dicatat di Kerajaan Arab Saudi pada hari Jumat (24/5). Sebanyak 25 persen warga Arab Saudi dan 75 persen ekspatriat, menjadikan jumlah total kasus Covid-19 menjadi 15.102. Sekarang ada 12.926 kasus aktif, 93 di antaranya sangat kritis.

Al-Abd Al-Aly mengumumkan terdapat 124 kasus baru yang dipulihkan, sehingga jumlah total pemulihan menjadi 2.049. Enam kematian baru dilaporkan sehingga jumlah kematian menjadi 127. Kematian terakhir adalah dua orang Arab Saudi dan empat ekspatriat dari Jeddah dan Mekkah. Mereka berusia antara 35-65 tahun dan memiliki penyakit kronis.

Sementara itu, orang-orang Arab Saudi yang datang dari Wina tiba di Bandara Internasional Pangeran Naif bin Abdul Aziz di Qassi, pada hari Jumat (24/4). Kedatangan mereka diterima oleh para pejabat. Orang-orang Arab Saudi dipulangkan dari Austria, Slovakia, Slovenia, Republik Ceko dan Hongaria. Semua penumpang dari luar negeri harus mematuhi karantina sebanyak 14 hari, sesuai dengan tindakan pencegahan yang diadopsi oleh pihak berwenang untuk memerangi pandemi Covid-19.